Samsung rilis SmartThings Wifi dan SmartThings Hub, otak baru buat smart home


Sistem Wi-Fi cerdas menawarkan pengoptimalan jaringan berbasis AI dengan SmartThings Hub bawaan; SmartThings Hub dan sensor disegarkan dengan desain yang ramping dan kinerja yang ditingkatkan

Dalam upaya untuk menghilangkan buffer Wi-Fi yang ditakuti dan mencegah latensi streaming, Samsung Electronics America hari ini mengumumkan sistem jaringan mesh SmartThings Wifi yang baru. Dilengkapi dengan teknologi Wi-Fi mesh berbasis AI dari Plume dan SmartThings Hub bawaan, sistem ini memberikan optimalisasi yang cerdas ke seluruh jaringan rumah dengan nilai tambah dari kontrol smart home yang lengkap di setiap ruangan rumah.

Wi-Fi yang andal dan aman adalah kebutuhan mendasar bagi konsumen saat ini, dan penggunaan internet tidak lagi terbatas pada kantor atau lokasi rumah tempat router berada. Karena semakin banyak teknologi yang terhubung memasuki rumah, ada kebutuhan yang lebih besar untuk jaringan stabil yang dapat secara efisien mendukung perangkat ini. Sistem SmartThings Wifi tidak hanya memberikan stabilitas ini, tetapi juga memberikan cakupan yang cepat dan konsisten yang mencakup seluruh rumah.


“Karena semakin banyak orang yang menerapkan gaya hidup yang terhubung, kami berfokus untuk menciptakan pengalaman terbaik sehingga mereka dapat memperoleh lebih banyak dari smart home mereka,” kata SK Kim, Direktur Senior, Pemasaran Produk IoT di Samsung Electronics America. "SmartThings Wifi adalah solusi cerdas yang beradaptasi dengan banyak perangkat di rumah, dengan kemampuan mesh untuk menghilangkan kesenjangan cakupan ditambah SmartThings Hub bawaan untuk dengan mudah memantau dan mengontrol ratusan produk pintar yang kompatibel."

Samsung bermitra dengan Plume untuk mengintegrasikan optimasi Wi-Fi mesh-nya yang berbasis AI ke SmartThings Wifi. Platform Plume beradaptasi dengan penggunaan internet di rumah dan secara cerdas mengalokasikan bandwidth, mengurangi gangguan, dan memberikan kapasitas Wi-Fi maksimum di seluruh rumah, menghitung untuk setiap perangkat yang terhubung dan memilih saluran pita dan frekuensi yang optimal sehingga pengguna bisa mendapatkan kecepatan tercepat. Teknologi Plume dapat mengoptimalkan jaringan rumah di beberapa perangkat sehingga orang tua yang bekerja dari laptop dapat mengunduh file sementara anak-anak menonton streaming TV, dan gamer mengalami kecepatan dan keandalan bahkan ketika orang lain berada di jaringan yang sama. Sekarang, Wi-Fi pergi di mana dibutuhkan bukan sebaliknya. Pengguna juga dapat mengatur kontrol orang tua untuk mengelola waktu layar dan membuat login dan kata sandi khusus untuk tamu yang menggunakan fitur Plume HomePass.

“Mengintegrasikan teknologi Wi-Fi rumah adaptif kami dan seperangkat fitur konsumen yang kaya ke dalam ekosistem terbuka SmartThings yang besar benar-benar meningkatkan pengalaman smart home,” kata Fahri Diner, pendiri dan CEO Plume. “Samsung memberi Anda segudang perangkat untuk mengonsumsi konten dan terhubung, dan Plume memastikan bahwa jaringan Wi-Fi Anda memberikan pengalaman pengguna yang superior ke semua perangkat tersebut.”

SmartThings Wifi berfungsi sebagai SmartThings Hub untuk berfungsi sebagai "otak" dari smart home. Ekosistem SmartThings yang ada di Samsung membuatnya mudah untuk mengotomatisasi dan mengelola smart home dengan satu hub dan aplikasi SmartThings. Kompatibel dengan ratusan perangkat dan layanan pihak ketiga, SmartThings memungkinkan pengguna untuk memperluas smart home mereka dengan lampu, kunci pintu, kamera, asisten suara, termostat dan lainnya. SmartThings Wifi memberikan solusi 2-in-1 yang sederhana dan mudah, menawarkan otomatisasi seluruh rumah secara bawaan dari pabrik.

Untuk cakupan dari sudut ke sudut, pengguna dapat memilih konfigurasi Wi-Fi yang tepat agar sesuai dengan kebutuhan mereka, dari rumah dengan beberapa tingkat hingga apartemen kecil. Setiap router SmartThings Wifi memiliki jangkauan 1.500 kaki persegi, dengan 3-pak yang mencakup 4.500 kaki persegi, dan pengguna dapat memperluas cakupan dengan menambahkan router mesh tambahan ke set-up. Ini mudah diatur dan dikelola oleh aplikasi SmartThings yang kompatibel dengan Android dan iOS.

Paket ritel SmartThings Wifi 3-pack seharga $279,99 (sekitar 4,1 juta rupiah) dan satu perangkat ritel seharga $119,99 (sekitar 1,7 juta rupiah). Ini tersedia mulai hari ini di Samsung.com dan di pengecer seluruh Amerika Serikat.


Samsung Rilis SmartThings Hub, Sensor, dan Outlet Baru dan Lebih Baik

Selain SmartThings Wifi, Samsung meningkatkan kinerja dan konektivitas SmartThings Hub, Sensor Kebocoran Air (Water Leak Sensor), Sensor Gerak (Motion Sensor), Sensor Serbaguna (Multipurpose Sensor), dan Outlet Cerdas (Smart Outlet) untuk memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen dalam pengaturan smart home mereka. SmartThings Hub yang baru dan lebih ringkas telah ditingkatkan dengan protokol konektivitas Zigbee, Z-wave, dan Bluetooth 4.1 terbaru. Sekarang, Hub dapat terhubung secara nirkabel ke jaringan Wi-Fi, tidak lagi memerlukan kabel Ethernet khusus, sehingga pengguna memiliki fleksibilitas untuk menempatkannya di mana saja di rumah mereka.


SmartThings Motion Sensor juga didesain ulang dengan bola magnetik, sehingga konsumen dapat menyesuaikan sudut kemiringan untuk rentang tampilan yang lebih luas untuk mendeteksi gerakan dan memicu kejadian otomatis. Samsung juga memperkenalkan Tombol SmartThings (SmartThings Button) baru dengan pemicu yang dapat diprogram yang secara manual mampu mengendalikan rutinitas di sekitar rumah - seperti pengaturan Movie Mode - tanpa harus masuk ke aplikasi SmartThings. SmartThings Button, seperti lini sensor SmartThings yang lain, akan memonitor suhu di area rumah, seperti ruang bawah tanah atau kamar bayi, dan memberi isyarat termostat cerdas untuk menyesuaikan secara otomatis.

SmartThings Hub yang baru ($69,99), sensor ($ 19,99 - $ 24,99), Button ($14,99) dan Smart Outlet ($34,99) sekarang tersedia di Samsung.com dan di pengecer seluruh Amerika Serikat.