Samsung siap luncurkan Smart Building


Samsung Electronics akan meluncurkan sistem Internet of Things (IoT) yang dapat menggabungkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) ke dalam sistem pengelolaan bangunan, yang disebut b.IoT. Samsung berencana untuk mengungkap solusi Smart Building di kantor pusatnya di Seoul bagian selatan pada 18 Oktober mendatang.

Menurut sumber dari Yonhap News Agency, b.IoT akan dapat digunakan untuk secara otomatis untuk mengontrol suhu dan pencahayaan bangunan dengan menggunakan berbagai sensor dan informasi lain yang disediakan oleh TV sirkuit tertutup atau CCTV. Sementara IoT akan menghubungkan berbagai perangkat dan mesin ke Internet dan memfasilitasi pertukaran data yang diperlukan yang meningkatkan efisiensi dan kenyamanan secara keseluruhan.

Samsung mengatakan bahwa penggunaan b.IoT dapat memungkinkan sistem pemanas dan penyejuk udara (HVAC) akan bisa dihidupkan sebelum kedatangan pekerja dan mendeteksi secara real time bila ruangan tidak digunakan untuk memotong penggunaan daya yang berlebihan. Ini juga bisa digunakan bersamaan dengan sistem keamanan untuk melindungi rahasia perusahaan dengan lebih baik. Sistem seperti itu bisa mengurangi sampah dan membuat lingkungan kerja menjadi lebih optimal.

Samsung juga mengatakan akan memperluas penggunaan b.IoT ke Gedung Spire di Warsawa dan dua kampus penelitian dan pengembangan lokal di Daegu dan Yeongju ke depannya.

"Di masa lalu penggunaan IoT umumnya berpusat pada aplikasi di rumah, namun jika bisa diterapkan pada bangunan, itu bisa memperluas skala pasar," kata seorang eksekutif Samsung. "Telah ada kepentingan di luar negeri dalam solusi baru ini dan dengan menggunakan bangunan perusahaan sebagai tempat uji coba dan menemukan bug. Samsung dapat beralih ke pasar ekspor."