Samsung tampilkan layanan IoT baru untuk smart home di IFA 2017


Pada IFA tahun ini, pameran elektronik konsumen terkemuka di Berlin, Samsung Electronics mendemonstrasikan serangkaian layanan Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) baru untuk peralatan rumah tangga. Pada tahun 2020, semua perangkat Samsung akan memanfaatkan konektivitas IoT dan kepintaran AI. Dalam persiapan untuk era smart home secara penuh, Samsung telah mempelopori standarisasi teknologi IoT global sebagai anggota inti dari Open Connectivity Foundation (OCF).

Tahun ini, Samsung memperkenalkan serangkaian produk inovatif termasuk kulkas Family Hub dengan kemampuan suara yang lebih canggih, dan aplikasi Samsung Connect yang mampu mengintegrasikan produk secara mulus ke seluruh cloud.

Sebelum kita menggali inovasi tersebut secara rinci, coba lihat video berikut ini untuk mendapatkan sekilas tentang bagaimana Samsung menghadirkan konektivitas IoT ke peralatan rumah tangga yang lebih banyak.



Inovasi smart home yang baru

Samsung telah memperkenalkan kemampuan suara canggih ke Family Hub yang memungkinkan pengguna berbicara dengan kulkas pintar untuk menggunakannya, dan akan memperluas fungsionalitas suara ini ke pasar Eropa tahun ini. Penambahan yang mudah digunakan ini memungkinkan dilakukannya berbagai tugas, mulai dari melihat ke dalam kulkas hingga bermain musik, hanya dengan berbicara ke kulkas.

Samsung juga secara aktif bekerja untuk mengembangkan Family Hub menjadi pusat kontrol IoT, sampai pada titik di mana pengguna dapat mengendalikan semua peralatan di rumah mereka yang terhubung melalui pengenalan suara. Bayangkan bisa memanggil robot vacuum Anda untuk membersihkan dapur atau memantau siklus cucian Anda saat Anda memasak. Kemungkinannya tidak akan ada habisnya.

Samsung juga membantu menghadirkan smart home dengan aplikasi Samsung Connect, yang kompatibel dengan semua perangkat dan sistem operasi, dan memungkinkan pengguna mengendalikan produk Samsung melalui cloud. Dengan Bixby di smartphone Samsung, pengguna bisa mengontrol aplikasi Samsung Connect dengan pengenalan suara.

Layanan diagnosis jarak jauh Samsung akan ditingkatkan dengan menghubungkannya dengan aplikasi Samsung Connect. Konsumen juga akan dapat menerima panduan melalui smartphone mereka untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah yang terjadi dengan peralatan rumah tangga Samsung untuk smart home secara real-time.



Ekosistem eksternal berbasis cloud yang diperluas

Samsung adalah yang pertama di industri ini yang menerima sertifikasi OCF untuk Smart TV, kulkas Family Hub dan AC, dan bermaksud untuk memperluas sertifikasi ke semua peralatan rumah tangga di sepanjang tahun ini. Sertifikasi OCF adalah standar yang memungkinkan kompatibilitas antara produk buatan perusahaan anggotanya, memperkuat konektivitas sehingga berbagai jenis perangkat dapat berkomunikasi secara efektif antar satu sama lain. Selain Samsung, lebih dari 390 perusahaan telah bergabung dengan OCF.

Samsung juga bekerja sama dengan berbagai pihak ketiga untuk mengintegrasikan dukungan suara untuk fungsi termasuk asisten suara Alexa milik Amazon ke peralatan rumah tangga pintar termasuk kulkas, mesin cuci, AC dan robot vacuum, dan dukungan Google Home di robot vacuum juga. Sebagai yang pertama di industri untuk menerapkan API terbuka ke peralatan rumah tangganya, Samsung berencana untuk fokus pada perluasan layanan melalui kolaborasi dengan berbagai perusahaan smart home.

Samsung akan terus memberikan kontribusi untuk menciptakan perubahan berarti dalam kehidupan konsumen dan memperkuat ekosistem IoT di industri.