Tuesday, May 16, 2017

Samsung luncurkan Tizen 4.0 di TDC 2017


Samsung Electronics bersama 30 mitra, memulai Tizen Developer Conference (TDC) 2017 tahun ini di Hilton Union Square Hotel di San Francisco, yang berlangsung dari 16-17 Mei. Selain pengembang software, lebih dari 1.000 mitra layanan/konten, produsen perangkat dan pihak lain yang terlibat dalam ekosistem Tizen ikut berpartisipasi dalam konferensi tersebut.

Berpusat pada tema "Ready To Connect, Get Involved!", TDC 2017 menghadirkan visi untuk era IoT melalui kesempatan yang diperluas agar para peserta dapat merasakan fitur utama dari platform Tizen 4.0, berbagai teknologi dan produk, dan perkembangan lingkungan yang dibutuhkan untuk pengembangan UX dan produk/aplikasi.

TDC, sebagai konferensi teknis tahunan untuk pengembang global, merupakan karya teknologi baru Tizen dan produknya. Diadakan untuk pertama kalinya di San Francisco pada tahun 2012 ketika Tizen 1.0 diluncurkan sebagai proyek open source. Sejak itu, dan selama lima tahun terakhir, OS Tizen telah berkembang menjadi Tizen 4.0 yang mendukung beragam perangkat Tizen.

"Sejak diluncurkan, Tizen telah menjadi OS untuk hampir semua produk Samsung, dan dengan catatan pertumbuhan penjualannya, membuktikan dirinya sebagai OS embedded berbasis Linux yang paling sukses di dunia. Di antara kolaborasi terbuka, dan saat memasuki era IoT, kami berharap Tizen akan membuka peluang baru untuk masa depan IoT," kata Lee Hyo-gun, Executive Vice President dari Visual Display Business di Samsung Electronics dan Chair of Tizen Technical Steering Group.


Memperluas Ekosistem Perangkat Tizen dengan Tizen 4.0

Perubahan kunci dalam Tizen 4.0 adalah pengoptimalan yang dilakukan pada platform untuk pengembang IoT untuk memungkinkan pembuatan dan komersialisasi beragam aplikasi dengan cepat. Sementara platform Tizen yang ada saat ini masih terbatas dalam distribusi ke perangkat seperti TV dan smartphone, Tizen 4.0 akan menyediakan lingkungan pengembangan yang dapat disempurnakan sesuai dengan karakteristik berbagai perangkat dengan membagi modul yang lebih fungsional. Sebagai tambahan, platform Tizen 4.0 telah diperluas ke Tizen RT (Real-Time) untuk melibatkan produk high-end seperti TV dan perangkat mobile serta produk-produk low-end seperti thermostat, timbangan, bola lampu, dan banyak lagi.

Lewat kolaborasi Tizen Project dengan Microsoft, pengembang kini bisa lebih mudah mengembangkan aplikasi Tizen dengan bahasa pemrograman yang populer. Secara khusus, framework Microsoft .NET dan Xamarin UI telah diperkenalkan ke Tizen sehingga aplikasi berbasis bahasa C# dapat dikembangkan di lingkungan Visual Studio untuk meningkatkan produktivitas.

Untuk memperluas ekosistem perangkat IoT berbasis Tizen, Samsung berencana untuk memperkuat kerjasama dengan pembuat chip seperti Samsung ARTIK dan Broadlink di China; pabrikan perangkat smart home Commax di Korea; Dan penyedia layanan berbasis lokasi Glympse di Amerika Serikat.


Layanan dan Produk Tizen Baru: Modul ARTIK 053 dan Samsung Z4

Di TDC 2017, Samsung juga mengungkap modul ARTIK 053 yang baru, chipset IoT yang ringan dengan pemrosesan real-time terintegrasi yang memanfaatkan Tizen RT untuk pertama kalinya. Modul ARTIK 053 adalah solusi IoT yang terjangkau dengan kinerja tinggi dan keamanan langsung dari hardware untuk produk generasi mendatang seperti peralatan rumah tangga yang terhubung, produk bangunan, perangkat perawatan kesehatan, dan otomasi industri. ARTIK 053 juga secara dramatis mengurangi waktu pengembangan melalui inti ARM Cortex R4 320MHz dengan RAM 1,4MB dan Flash 8MB; dan radio Wi-Fi pra-sertifikasi.

Di sekitar diperkenalkannya modul ARTIK 053, sesi IoT Hands-On Lab juga diadakan untuk mengembangkan software untuk IoT pada modul baru yang memanfaatkan Tizen Studio for RT, yang merupakan lingkungan pengembangan aplikasi berbasis real-time operating system (RTOS) yang ringan.

Smartphone Samsung Z4 juga ikut dipamerkan di konferensi ini. Z4 dilengkapi dengan kamera depan dan belakang yang dioptimalkan untuk media sosial dan beragam fitur yang berfokus pada kenyamanan dan produktivitas, termasuk akses cepat dan mudah ke fungsi yang paling sering digunakan.

Selain itu, untuk pengembangan ekosistem Tizen, Tizen Mobile Incentive Program telah diperkenalkan kepada pengembang aplikasi global untuk menawarkan hadiah satu juta dolar setiap bulannya saat aplikasi dijual dan ditempatkan di Top 100 di Tizen Store dari bulan Februari sampai Oktober 2017.


Ekosistem Smart TV dan Peralatan Smart Home untuk IoT

Samsung juga memamerkan berbagai produk terbarunya di Exhibition Zone TDC 2017. Secara khusus, peserta akan dapat menikmati produk display termasuk QLED TV, dan The Frame yang diperkenalkan di CES 2017, serta ekosistem Smart TV Samsung yang beragam dan berkembang . Selain itu, peserta akan dapat melihat berbagai skenario smart home dimana produk seperti Family Hub 2.0 terintegrasi dengan teknologi standar IoT.

Selain itu, Game Zone di dalam Exhibition Zone menawarkan kesenangan yang lebih menyenangkan lagi, yang memungkinkan peserta untuk ikut serta dalam game escape Gear Maze menggunakan Gear S3.

Selain itu, Tutorial Zone 1:1 yang memungkinkan pengembang untuk segera mengembangkan aplikasi Smart TV dan menjalankannya di TV dengan bantuan pakar juga tersedia bagi pengembang untuk merasakan manfaat menggunakan lingkungan pengembangan Tizen .NET.


No comments:

Post a Comment