Smartphone Tizen terjual 3 juta unit selama 2015


Menurut laporan terbaru "Wireless Smartphone Strategies (WSS) services: Global Smartphone OS Market Share by Region: Q4 2015" dari lembaga riset pasar Strategy Analytics, pengiriman pasar smartphone global tumbuh +6% dalam hitungan tahunan di Q4 2015 dan Tizen bisa mempertahankan posisinya sebagai OS terbesar keempat di kuartal ini.

Data dari Strategy Analytics menyebutkan bahwa jumlah smartphone Tizen yang terjual selama kuartal keempat atau pada periode antara Oktober-Desember 2015 mencapai 900 ribu unit. Angka ini sedikit menurun dibanding kuartal sebelumnya dimana smartphone Tizen terjual sebanyak 1 juta unit di periode Juli-September (Q3 2015)..

Sebelumnya smartphone Tizen telah mencapai tonggak penjualan sebanyak 1 juta unit hingga pertengahan 2015. Angka ini didapat dari penjualan sebanyak 200 ribu unit selama Q1 2015 yang kemudian meningkat tajam menjadi 800 ribu unit di Q2 2015. Sehingga total smartphone Tizen telah terjual mendekati angka 3 juta unit selama tahun 2015.

Kelihatannya penjualan Samsung Z3 (model SM-Z300H) yang dirilis pada bulan Oktober lalu di India masih dibawah pendahulunya Samsung Z1 (model SM-Z130H). Faktor ketiadaan dukungan buat jaringan 4G LTE di Samsung Z3 sepertinya menjadi faktor negatif hingga penjualannya dikalahkan oleh Samsung Galaxy J2 yang menjadi smartphone terlaris di India selama kuartal terakhir.

Menurut data dari Counterpoint Research, LTE menjadi pendorong pertumbuhan smartphone di India hingga bisa mengalahkan pasar Amerika Serikat di kuartal keempat. 40 Persen dari ponsel yang beredar di India sekarang adalah smartphone, sekitar 100 juta unit selama 2015, dan setengah dari smartphone yang terjual selama Q4 2015 telah mendukung jaringan LTE.

Samsung Z1 sebelumnya menjadi smartphone terlaris di India dan Tizen kemudian menjadi OS terbesar kedua disana.

India, Bangladesh dan Nepal yang berada di Asia Selatan masih mempertahankan posisinya sebagai pasar utama untuk OS Tizen buat smartphone. Dan mulai tahun ini Samsung juga akan mendistribusikan smartphone Tizen untuk pasar enterprise (B2B) di Rusia. 


"Mengingat ekuitas merek Samsung dan saluran distribusi yang mapan di India dan pasar negara berkembang lainnya, OS Tizen dalam posisi yang baik untuk bisa tumbuh lebih lanjut," kata Linda Sui, Direktur Wireless Smartphone Strategies (WSS) di Strategy Analytics. "Namun, itu masih pada tahap sangat awal dan dibutuhkan waktu untuk membangun sebuah ekosistem yang layak dengan beberapa model dan layanan di beberapa tingkatan harga di sejumlah pasar."

Linda Sui berpendapat bahwa OS Tizen memiliki kesempatan yang lebih besar diluar pasar smartphone yang sudah matang. "Kami percaya munculnya produk wearable akan menawarkan lebih banyak kesempatan buat Tizen dalam jangka pendek karena akan sulit untuk menantang duopoli dua kuda di pasar smartphone yang sudah matang," katanya.