3 Tren Pasar Mobile 2016


Menurut penelitian terbaru dari Strategy Analytics, setidaknya ada tiga perubahan tren global yang diperkirakan akan berlangsung di pasar mobile selama tahun 2016. Penggunaan layanan finansial atau keuangan dengan menggunakan smartphone akan menjadi suatu hal yang wajar yang digunakan oleh banyak orang, Indonesia akan bergabung dengan India sebagai pasar smartphone terbesar berikutnya setelah China, dan produk smartwatch akan mulai menggeser keberadaan fitnes band atau gelang kebugaran yang lebih sederhana.


Konsumen bisa menyewa smartphone terbaru sebelum membelinya

Pembelian smartphone secara kredit dan program 'rent-to-own' akan semakin mendunia pada tahun 2016, karena vendor smartphone akan menerapkan program yang pertama kali memperoleh traksi di Amerika Serikat ini ke pasar lain. Apple iPhone Upgrade Program dan ZTE SmartPay adalah sekian diantara pencetus awal dalam menggunakan pembiayaan langsung untuk meningkatkan pengiriman smartphone atau meningkatkan kedekatan dengan konsumen.

Sementara operator telekomunikasi akan merasakan pemerasan dari program finansial yang diadopsi oleh vendor ini dan perlu untuk segera merespon secara penuh dengan dengan loyalitas pelanggan mereka sendiri dan program. 'rent-to-own' mereka sendiri."

Eent-to-own atau lease-to-own yang juga dikenal sebagai perjanjian sewa-beli, adalah jenis transaksi yang didokumentasikan secara hukum di mana harta berwujud, dalam hal ini adalah smartphone, disewakan dalam perjanjian penyewaan dengan pembayaran secara mingguan atau bulanan, dengan opsi pilihan untuk pembelian secara penuh di beberapa titik selama perjanjian.

Sebuah transaksi lease-to-own berbeda dari transaksi sewa tradisional, di bahwa pihak penyewa (dalam hal ini konsumen smartphone) dapat membeli smartphone yang mereka sewa setiap saat selama perjanjian (di transaksi sewa tradisional pihak penyewa tidak memiliki hak seperti ini), dan dari perjanjian pembayaran angsuran selama program penyewaan ini, pihak penyewa dapat mengakhiri perjanjian dengan hanya mengembalikan smartphone (biasanya pihak penyewa diberi waktu yang terbatas, untuk memutuskan membelinya atau membatalkan perjanjian).


Pertumbuhan smartphone di India dan Indonesia

Indonesia akan bergabung bersama India sebagai pasar smartphone terbesar berikutnya setelah China pada tahun 2016. Dengan pertumbuhan pasar smartphone di China mulai melambat karena jatuh tempo, vendor smartphone akan semakin mencari pertumbuhan yang lebih segar di negara-negara berkembang lainnya.

India dan Indonesia bersama-sama akan mewakili 13 persen dari seluruh pengiriman smartphone di seluruh dunia tahun depan. India diprediksi untuk menyalip Amerika Serikat sebagai pasar smartphone terbesar kedua di dunia pada 2017. India dan Indonesia akan menjadi pasar smartphone yang tumbuh paling cepat di antara sepuluh negara terbesar di dunia dari tahun 2016 sampai tahun 2020.

Strategy Analytics juga memprediksi beberapa manufaktur smartphone dan komponen akan bergeser keluar dari China dan menuju ke India dan Indonesia selama tahun-tahun mendatang, untuk lebih mendekatkan pasokan dengan kolam pertumbuhan permintaan."



Smartwatch akan menggantikan gelang kebugaran

Dalam produk wearable, Apple Watch akan membuktikan tetap menjadi aksesoris yang relatif populer bagi pemilik smartphone selama musim liburan akhir tahun di Q4 2015 dan hingga 2016 ketika generasi berikutnya dari model smartwatch yang baru akan diluncurkan.

Strategy Analytics memperkirakan pengiriman smartwatch global akan tumbuh 57 persen pada tahun 2016, sementara fitness band atau gelang kebugaran akan tumbuh hanya 8 persen tahun depan.

Smartwatch bisa dioptimalkan untuk kesehatan dan kebugaran, seperti Samsung Gear S2, yang muncul sebagai alternatif yang kuat untuk Fitbit, Mi Band dari Xiaomi dan pemain lainnya dalam kategori gelang kebugaran. Sama seperti ketika smartphone yang multi-fungsi mulai menggantikan keberadaan feature phone, kemampuan multi-fungsi dari smartwatch yang mendukung berbagai aplikasi kebugaran, sosial media dan musik player akhirnya akan menggeser keberadaan gelang kebugaran di pasar menengah keatas."