Samsung dan Intel masih kuasai pasar semikonduktor selama Q1 2015


Samsung Electronics dan Intel masih mendominasi pasar chip semikonduktor selama Q1 2015 dan jarak keduanya kini juga makin dekat. Data dari perusahaan riset pasar semikonduktor IC Insights menunjukkan bahwa penjualan chip Samsung meningkat 6 persen pada periode Januari-Maret 2015 menjadi US$ 9,33 milyar, sementara pengiriman semikonduktor Intel tidak berubah pada US$ 11,63 milyar selama periode dikutip.

Pemilik pabrik pengecoran asal Taiwan TSMC berada diperingkat ketiga dengan US$ 6,9 milyar pada penjualan di kuartal pertama, naik 44 persen dalam hitungan tahunan, diikuti oleh Qualcomm yang berbasis di Amerika Serikat (AS) yang meraih US$ 4,4 milyar dari penjualan chip.

SK hynix asal Korea yang menduduki peringkat keenam untuk tahun 2014, naik satu tingkat pada kuartal pertama tahun ini dengan penjualan US$4,3 milyar, naik 25 persen dari tahun sebelumnya. Saingan terdekatnya Micron Technology tergelincir satu langkah karena penjualannya hanya naik tipis 1 persen pertahun dengan raihan US$ 4,07 milyar.

"Dengan penjualan Qualcomm mulai menemui hambatan dan SK hynix terus meningkatkan pangsa di pasar memori, IC Insights percaya bahwa perusahaan ini bisa bergerak melewati Qualcomm ke posisi keempat ketika total penjualan selama setahun penuh untuk tahun ini dihitung secara keseluruhan," IC Insights dalam laporan terbarunya.


Texas Instruments (TI) di peringkat ketujuh dengan penjualan US$ 2,9 milyar, diikuti oleh Toshiba dari Jepang dengan US$ 2,75 dan Broadcom yang berbasis di AS dengan US$ 2,05 milyar. Sementara MediaTek asal Taiwan di peringkat 10 dengan US$ 1,7 milyar dari hasil penjualan.


Via IC Insights (PDF)