Samsung kerjasama dengan EVRYTHNG untuk membangun interkoneksi IoT


Samsung dan EVRYTHNG, perusahaan Internet of Things (IoT) yang berbasis di Inggris, hari ini mengumumkan kerjasama mereka yang melibatkan investasi dari Samsung Ventures Investment Corporation (SVIC).

"Kami senang mengumumkan kemitraan baru dengan Samsung melalui perusahaan investasi global mereka Samsung Ventures Investment Corporation (SVIC), yang telah berinvestasi di EVRYTHNG untuk mendukung kolaborasi," kata CEO EVRYTHNG Niall Murphy. "Ini sangat menarik untuk menerima dukungan tambahan untuk visi teknologi EVRYTHNG untuk the Web of Things dimana produk yang berbeda dan benda-benda lainnya akan memiliki interkoneksi dan berbagi data melalui Web dan teknologi Web, menciptakan nilai baru yang signifikan bagi pengguna akhir, merek dan perusahaan."

EVRYTHNG adalah perusahaan software yang berupaya untuk bisa mengelola identitas dan otentikasi dari perangkat yang terhubung untuk bisa terhubung dengan internet dengan cara memberikan profil untuk setiap objek, sehingga memungkinkan interaksi langsung antara konsumen dan benda-benda disekitar mereka.

"Secara historis dan desain, banyak produk terhubung yang telah beroperasi di lingkungan tertutup yang tidak dapat dengan mudah terhubung dengan produk, aplikasi atau sistem dari pihak ketiga," kata Niall Murphy. "Kami percaya kita sedang menuju ke dunia dimana setiap hal akan terhubung, yang berarti bahwa nilai dari setiap produk akan semakin terkait dengan seberapa baik ia mampu berhubungan secara digital dengan orang, produk, aplikasi, lingkungan dan sistem yang mengelilinginya. Teknologi Web of Things dari EVRYTHNG dan platform-as-a-service EVRYTHNG Engine menyediakan kemampuan dimana produsen produk global akan perlu merangkul lingkungan ini."

Samsung yang sedang berupaya membangun kepemimpinan mereka di dunia Internet of Things (IoT) dan Smart Home sebelumnya telah mengakuisisi Smart Things, pembuat Smart Home asal Amerika Serikat, dan merintis berdirinya Open Interconnect Consortium (IOC) bersama Intel, Cisco dan MediaTek. Samsung memiliki visi ingin menciptakan platform Smart Home berbasis Tizen yang benar-benar terbuka yang menyatukan pengembang pihak ketiga, pembuat perangkat, dan konsumen.