TIZEN PC, upaya agar pengembang bisa membuat aplikasi TIZEN lewat perangkat TIZEN


Walaupun banyak orang mengatakan kalau sekarang adalah "Post-PC era" karena menurunnya penjualan personal computer (PC) seiring dengan meningkatnya penggunaan perangkat mobile seperti smartphone dan tablet, namun PC tidak akan begitu saja punah di pasaran. Salah satu alasannya adalah untuk mengembangkan aplikasi mobile masih harus menggunakan PC, belum bisa dengan smartphone dan tablet karena tingkat kompleksitas dalam hal coding dan compiling yang saat ini hanya bisa diatasi dengan menggunakan PC.

Jika pengembang iOS menggunakan PC yang menjalankan MacOS X untuk membuat aplikasi dan pengembang Windows Phone menggunakan Windows PC untuk membuat aplikasi, maka pengembang TIZEN mulai tahun depan akan bisa membuat aplikasi lewat TIZEN PC.

Dalam acara "Samsung Developer Day" yang berlangsung di London pada 18 November kemarin disebutkan bahwa TIZEN PC sedang dikembangkan untuk memberikan pengembang sebuah platform berbasis Linux yang praktis dan berguna. Selama ini pengembangan aplikasi TIZEN dilakukan dengan PC yang berbasis Ubuntu untuk Linux, Windows 7 dan Mac OS X.

Dengan TIZEN PC yang berbasis GNOME 3 untuk distribusi linux nya, diharapkan akan menjadi perangkat yang ideal untuk coding buat pengembangan aplikasi mobile TIZEN dengan kinerja terbaik untuk menangani beban kerja yang tinggi dalam meng-compile berbagai kode untuk menjadi aplikasi TIZEN.

Selain sama-sama berjalan pada kernel Linux, antara GNOME dan TIZEN juga memiliki banyak kesamaan komponen yang digunakan dalam arsitektur OS masing-masing. Kelebihan GNOME yang memiliki banyak aplikasi dibandingkan platform desktop berbasis Linux lainnya akan menguntungkan buat pengguna TIZEN PC. Komunitas GNOME sendiri telah memilih TIZEN sebagai pelabuhan mereka dalam memporting platform GNOME Mobile saat berlangsungnya GNOME Asia Summit 2013 yang berlangsung pada bulan Mei kemarin di Seoul, Korea Selatan.

Perpaduan pertama antara GNOME dan TIZEN pertama kali diperlihatkan oleh Intel melalui ultrabook yang berbasis Intel i7 Ivy Bridge saat berlangsungnya Tizen Developer Conference (TDC) 2013 di San Fransisco pada bulan Mei kemarin.