CEO Intel akan kunjungi Samsung di Korea bulan depan


CEO Intel Brian Krzanich, akan mengunjungi Seoul pada bulan Desember mendatang untuk bertemu mitra utama mereka Samsung Electronics. Kunjungan ini direncanakan sebagai bagian upaya untuk mempercepat langkah Intel untuk mendiversifikasi portofolio ke dalam perangkat mobile dan membuka pasar baru lainnya. Brian Krzanich berencana untuk bertemu eksekutif puncak dari Samsung dan LG selama tinggal di Korea Selatan.

"Krzanich akan mengunjungi Korea sebagai CEO bulan depan. Intel membutuhkan dukungan besar dari Samsung dan LG untuk mempertajam bisnis mobile dan prosesor mereka," kata seorang sumber industri yang meminta untuk tidak disebutkan namanya kepada The Korea Times.

Pejabat itu mengatakan Intel sekarang menjadwalkan pertemuan bisnis dengan eksekutif puncak dari produsen elektronik Korea, termasuk Co-CEO Samsung Electronics dan kepala divisi IT dan Mobile Communication Shin Jong-kyun (JK Shin) dan kepala divisi mobile LG Park Jong-seok.

Park Min-jin, juru bicara dari Intel Korea, mengatakan kalau dia tidak memiliki informasi tentang kunjungan CEO-nya ke Korea. Sementara pejabat di Samsung dan LG menolak untuk mengkonfirmasi informasi tersebut. Jadi sepertinya akan terjadi pertemuan tertutup yang bukan untuk konsumsi publik.

Setelah Samsung sudah memulai aksi untuk memutuskan ketergantungan pada software Google melalui Android, Krzanich diharapkan akan berbicara dengan Samsung sebagai rekan utamanya tentang bagaimana perkembangan untuk menyempurnakan software TIZEN, kata pejabat terkait.

"Karena Samsung sangat tertarik untuk memperkuat bisnis pembuatan chip logic, keputusan terbaru dari Intel untuk membuka pabrik mereka buat setiap perusahaan akan disambut dengan antusias. Intel dapat memproduksi chip logic Samsung atas dasar kontrak, dan Samsung bisa mengakses data rahasia Intel untuk pembuatan chip, yang merupakan strategi yang sama-sama menguntungkan buat keduanya," kata sumber itu.

Samsung adalah salah satu produsen yang potensial dari chip Intel, kata pejabat yang terkait.

Adapun dengan LG Electronics, Intel kemungkinan untuk meminta LG untuk berbagi informasi tentang klien kunci LG di sektor kendaraan listrik, seperti Renault dan General Motors, karena Intel tampaknya mencoba menggunakan klien-klien LG papan atas dalam strategi untuk meningkatkan penjualan prosesor merek Atom mereka, kata sumber itu. "Mengingat LG meningkatkan fokus mereka pada penguatan bisnis komponen buat kendaraan, Intel berencana untuk memberikan pengetahuan mereka dalam chip, sementara LG akan bermitra untuk prosesor Atom yang akan digunakan dalam sistem infotainment mobil buat kendaraan listrik mendatang," kata seorang pejabat di LG.

Intel tampaknya ingin menggaet klien-klien utama LG yang merupakan produsen-produsen mobil untuk bergabung dengan konsorsium Automotive Grade Linux yang menggunakan software Tizen IVI yang dikembangkan oleh Intel dan chip Atom mereka.