Tutup aplikasi navigasi, Intel ingin pengembang Telmap fokus ke TIZEN?


Intel Corporation dikabarkan telah menutup Telmap Ltd, pengembang dari aplikasi navigasi M8 yang berbasis di Israel. Penutupan ini terjadi akibat dari gagalnya upaya untuk perubahan strategi dan perampingan Telmap paska diakuisisi oleh Intel pada tahun 2011 dengan nilai $120 juta atau sekitar 1,2 triliun rupiah.

Menurut situs Israel Globes, beberapa karyawan Telmap telah diberitahu bahwa mereka akan dipindahkan ke Intel Israel. Untuk itu, Telmap akan menilai kemampuan karyawan mereka dan memberitahu siapa saja yang akan pergi ditransfer ke Intel dan siapa saja yang akan dipensiunkan.

Telmap sendiri menolak untuk mengomentari penutupan perusahaan mereka, dan lebih menyarankan untuk bertanya langsung kepada Intel Israel. Intel Israel mengatakan, "Intel memprioritaskan kegiatan usahanya. Akibatnya, Intel telah memutuskan untuk menutup Telmap dan keluar dari bisnis solusi navigasi bagi konsumen pribadi dan White Label [menawarkan aplikasi di bawah label selain Telmap]."

Aplikasi M8 dari Telmap sejatinya adalah pesaing utama dari aplikasi serupa buatan Waze Ltd yang baru saja diakuisisi Google dengan nilai yang fantastis $966 juta atau sekitar 9,6 triliun rupiah. Baik M8 maupun Waze adalah aplikasi navigasi gratis dengan berbagai fitur sosial, turn-by-turn dan real-time traffic yang bisa diunduh oleh pengguna Apple iOS dan Android. Sebelum diakuisisi oleh Google, Waze yang juga berbasis di Israel kabarnya juga telah diincar oleh Facebook dan Apple, setelah sebelumnya Telmap resmi menjadi milik Intel.

Telmap didirikan pada tahun 2000, memiliki 210 karyawan (150 ada di Israel) dan memiliki pendapatan $33 juta pada tahun 2012. Pengumuman akuisisi Telmap oleh Intel bersamaan dengan keluarnya pernyataan resmi dari Intel bahwa mereka tidak lagi mendukung MeeGo, hasil kerjasama dengan Nokia, dan sebaliknya kini berfokus pada sistem operasi (OS) yang disebut TIZEN melalui kemitraan baru dengan Samsung.

Peter Biddle, general manager dari Intel AppUp, waktu pengumuman akuisisi Telmap jelas mengatakan bahwa mereka menginginkan layanan navigasi sendiri agar tidak tergantung pada Google Maps dari Google dan Bing Maps milik Microsoft.

Menurut Biddle, saat ini banyak pengembang mengandalkan Google Maps untuk memberikan arah atau informasi lainnya untuk aplikasi mereka, tetapi kemudian harus menyetujui berbagai lisensi bisnis, yang bisa mengubah rencana mereka. Sebaliknya, jika pengembang menggunakan pemetaan dan layanan lokasi dari Telmap, mereka akan memiliki hubungan yang lebih dekat dengan konsumen, daripada mengirim data mereka ke Google atau Microsoft.

"Apa yang terjadi jika lisensi dari Bing atau Google berubah?" katanya. "Pengembang dapat memberikan pengalaman dalam aplikasi mereka tanpa seseorang masuk diantara mereka dan pengguna mereka. Kami tidak mencoba untuk masuk di antara mereka."

Kita belum tahu apakah penutupan Telmap ini karena Intel menginginkan karyawan mereka agar lebih fokus mengembangkan layanan navigasi terbaik untuk TIZEN, daripada cuma menjual aplikasi mereka untuk OS lain.