RuneScape 3 akan hadir untuk perangkat mobile dan Smart TV lewat HTML5


Versi terbaru dari game PC populer bergenre massively multiplayer online role-playing game (MMORPG), RuneScape 3, akan dirilis pada akhir tahun ini. Pengembang Jagex yang berbasis di Inggris sedang menyiapkan merek iterasi baru mereka dari RuneScape 3 yang akan menjadi judul besar pertama yang menggunakan teknologi berbasis HTML5 untuk bisa berjalan secara cross-platform pada perangkat mobile dan Smart TV.

Menurut Mark Gerhard, CEO Jagex, perusahaannya berniat memperluas pengalaman RuneScape diluar PC. Pada awal musim gugur ini, RuneScape 3 akan bisa berjalan pada perangkat mobile berkat adopsi dari teknologi HTML5. Dengan proliferasi pada tablet dan smartphone, gamer akan segera dapat memainkan game ini saat bepergian. Gerhard juga percaya pada Smart TV, yang merupakan platform lain yang akan tersedia untuk game fantasi abad pertengahan dalam waktu dekat.

"Kita telah bekerja keras untuk memastikannya sudah siap untuk Q4 tahun ini pada tablet," kata Mark Gerhard.

"Tablet dan perangkat portable lainnya akan menjadi target kita di masa depan karena kita ingin memperluas ekosistem ini untuk setiap dan semua perangkat yang terhubung," kata Mark Ogilvie, direktur desain di RuneScape 3.


Upgrade RuneScape 3 yang paling penting adalah peralihan client dari Java ke HTML5. Kebanyakan pengembang percaya bahwa HTML5 akan benar-benar siap untuk tahun depan - namun Jagex ingin terjun lebih awal. Mark Gerhard melihat bahwa pangsa pasar untuk Java telah turun drastis, dan ia sangat sadar bahwa teknologi itu telah semakin tertinggal.

"Harus ada perubahan," katanya, "tapi tidak ada jawaban yang jelas ke mana. Flash tidak memiliki kekuatan. Microsoft punya sesuatu yang menarik dengan Silverlight, tapi itu hanya untuk Internet Explorer dan tidak ada standar disana. Kita bisa menyebarkan custom plug-in kita sendiri, tapi kemudian kita akan melihat penurunan di basis instalasi. Jadi tidak ada jawaban yang mudah. Dan semakin kita melihat HTML5, kita melihatnya sebagai bahasa pemrograman masa depan."


"HTML5 memberi kita peningkatan kinerja dalam game dengan hampir tidak ada waktu loading, tidak ada bar loading, drawing distance yang jauh lebih baik, dan pengalaman yang kaya dan hidup berkat efek seperti peningkatan pencahayaan, bayangan yang lembut dan reflektif air," kata Mark Ogilvie. "Teknologi ini membantu membawa narasi yang hidup dalam game dan memberikan pengalaman yang lebih mendalam bagi pemain, apakah itu tekstur yang membawa monster laut untuk hidup atau gambaran detil dari percikan air di pesta pantai atau saat memancing. Ada juga palet warna baru yang melengkapi berbagai lingkungan dalam game dan juga sky box baru yang membawa langit seperti hidup untuk pertama kalinya."

HTML5 juga menampilkan fitur kustomisasi yang lebih untuk pemain, dimana selain mereka masih dapat membuat avatar mereka sendiri juga sekarang bisa membangun dan menyesuaikan rumah mereka sendiri, bergerak di sekitar sudut kamera saat mereka bermain dan menjadi peserta aktif dalam alur cerita permainan.


"RuneScape dapat disamakan dengan board game atau tabletop game atau game petualangan klasik, sebagai awal yang sederhana kami terfokus pada gameplay dan narasi," kata Mark Ogilvie. "Pusat dari game ini adalah avatar individual dari pemain yang dibuat dengan keterampilan, pengalaman, kekayaan dan harta benda yang unik. Ada variasi dan konten yang sangat luas dalam game ini. Ada pengalaman fantasi abad pertengahan seperti The Lord of the Rings beserta juga komedi penguin seperti di Madagaskar. Ada lebih dari 50 motif pada game ini, yang memberikan tema nuansa taman. Game ini juga mendorong pemain untuk menciptakan peralatan dan pengalaman mereka sendiri. Ini lebih seperti sebuah kehidupan yang tidak hanya untuk memenangkan sebuah permainan namun lebih banyak tentang mengalami sebuah perjalanan [journey] melalui game ini."