Aplikasi HTML5 vs Aplikasi Native (iOS/Android)


Kemunculan HTML5 telah memberikan pengembang aplikasi sebuah tool yang bahkan bisa membuat mereka memperlakukan browser sebagai platform pengembangan aplikasi dan bukan hanya mesin rendering halaman web. Pengembang bisa memanfaatkan kemampuan HTML5 baru untuk membangun aplikasi yang menakjubkan menggunakan standar web, namun masih banyak pihak yang menyangsikan kinerja aplikasi HTML5 jika dibandingkan aplikasi asli atau native.

Pendiri Facebook Mark Zuckerberg adalah salah satu orang yang mengatakan HTML5 belum siap untuk menggantikan aplikasi native saat ini. Benarkah?

Sencha, perusahaan penyedia tool dan framework open-source untuk pengembangan aplikasi web, berpikir bahwa HTML5 tidak bisa menjadi satu-satunya alasan bahwa aplikasi mobile Facebook menjadi lambat. Mereka curiga kalau tim aplikasi mobile Facebook sendiri yang sebenarnya punya masalah dengan pengembangan aplikasi HTML5.

Untuk itu, tim Sencha disela-sela kesibukannya membangun sebuah aplikasi Facebook berbasis HTML5 yang diberi nama Fastbook. Dilain pihak, mereka juga ingin membuktikan bahwa secara fakta di lapangan menunjukkan bahwa aplikasi HTML5 kini sudah siap untuk bersaing dengan aplikasi native.

Dalam video empat menit berikut akan memberi Anda gambaran singkat dari Sencha Fastbook, dan menunjukkan perbandingan side-by-side dari aplikasi HTML5 dengan aplikasi native Facebook terbaru yang dibuat untuk perangkat iOS dan Android.



Untuk rincian dalam pengembangan aplikasi Fastbook dari Sencha bisa Anda ikuti dari sini.