Playcraft Labs luncurkan tool pengembangan game berbasis HTML5


Playcraft Labs hari ini meluncurkan tool pengembangan game berbasis HTML5, yang sebelumnya telah ada untuk versi beta sejak bulan Mei. Pendiri dan CEO Martin Wells , yang memulai perusahaan game pertamanya ketika ia berusia 16, menggambarkan Playcraft sebagai toolbox untuk desainer game, terutama mereka yang ingin mempercepat pengembangan sebuah game dengan langkah yang lebih mudah.

Wells datang dengan ide saat dia ingin merancang sebuah game berbasis web dan tidak bisa menemukan banyak tool kelas profesional untuk HTML5. Pada bulan November, dia mulai merancang apa yang akhirnya menjadi Playcraft. Wells mengatakan ia menjadi tertarik menggunakan HTML5 karena fleksibilitas, dan ia yakin ini akan menjadi standar pengembangan game berbasis web yang melebihi flash, terutama setelah HTML5 makin hari menjadi makin baik dan matang

"Ketika pengembang membangun komponen dari game, mereka [HTML5] begitu ringan dan sederhana, mereka mampu untuk memperbarui game dengan cepat," jelas Wells kepada Techcrunch.

Wells menjelaskan bahwa Playcraft adalah engine paling maju yang memungkinkan pengembang untuk membuat perubahan pada game yang telah didistribusikan. Layanan dasar akan ditawarkan secara gratis, dan Playcraft berencana untuk mendapatkan uang dari tambahan yang berupa layanan berbayar dan kemitraan. Wells mengatakan mereka memiliki rencana yang lebih luas untuk monetisasi dan HTML5.

"Ruang untuk HTML5 akan menjadi lebih besar dan lebih luas dari sekedar game," kata Wells. "Ada peluang pasar yang besar di sana."