Mengenal Apa itu PAFI

Logo PAFI | Sumber: pafiniasbarat.org

 Tizenindonesia.org - Belakangan ini media online sering membahas tentang organisasi PAFI. Merupakan singkatan dan organisasi seperti apakah PAFI?

Melansir dari situs pafiniasbarat.org, PAFI dalam konteks ini adalah singkatan dari Persatuan Ahli Farmasi Indonesia. Organisasi ini merupakan:

  • Organisasi Profesi: PAFI mewadahi para tenaga ahli farmasi di Indonesia, khususnya Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK). Sebelumnya mereka disebut Asisten Apoteker (AA).
  • Organisasi Tertua: PAFI didirikan pada tanggal 13 Februari 1946 di Yogyakarta, menjadikannya asosiasi farmasi tertua di Indonesia. Sampai sekarang berarti telah hadir lebih dari 77 tahun lamanya.

Berikut beberapa hal tentang PAFI (Persatuan Ahli Farmasi Indonesia):

  • Fungsi:
    • Mewujudkan kesejahteraan, hak, dan profesionalitas anggotanya.
    • Mengembangkan dan meningkatkan ilmu farmasi di Indonesia.
    • Berperan aktif dalam perjuangan Tenaga Teknis Kefarmasian.
  • Visi: Mewujudkan derajat kesehatan optimal bagi masyarakat Indonesia.
  • Misi:
    • Mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
    • Mengembangkan dan meningkatkan pembangunan farmasi Indonesia.

PAFI memiliki beberapa tujuan utama, di antaranya:

  • Menegakkan hak, kesejahteraan, dan profesionalitas anggotanya.
  • Meningkatkan kompetensi tenaga ahli farmasi.
  • Mengembangkan bidang farmasi di Indonesia.

Selain tujuan utama, organisasi ini juga memiliki beberapa tujuan tambahan yang ga kalah penting, di antaranya:

  • Menyatukan para tenaga ahli farmasi di Indonesia.
  • Mendorong peningkatan kesejahteraan anggotanya.
  • Memajukan perkembangan dan peningkatan bidang farmasi di Indonesia.
  • Menaikkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia.

Singkatnya, PAFI berperan sebagai wadah bagi para TTK untuk berhimpun, memperjuangkan kepentingan profesi mereka, dan berkontribusi pada kemajuan bidang farmasi serta kesehatan masyarakat di Indonesia.

Secara keseluruhan, PAFI berperan penting dalam memastikan kompetensi dan kesejahteraan tenaga ahli farmasi Indonesia, yang berkontribusi pada kesehatan masyarakat.

Comments