Samsung dan Kakao kerjasama untuk layanan AI di Smart Home


Kakao, pemilik portal terbesar kedua di Korea, hari ini mengumumkan bahwa pihaknya telah menandatangani sebuah nota kesepahaman dengan Samsung untuk mengembangkan layanan untuk mengaktifkan peralatan rumah tangga yang diberdayakan melalui platform kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI)-miliknya, Kakao I.

Langkah ini mengikuti pengumuman sebelumnya bulan lalu dimana Samsung dan Kakao akan bekerja sama dalam sinkronisasi platform AI antara Kakao I dan Bixby.

"Kita akan mampu memperluas akses poin kita untuk menghadirkan lebih pelanggan buat platform Kakao I yang menggunakan ponsel dan peralatan rumah tangga Samsung melalui penandatanganan kesepakatan tambahan ini dengan Samsung," kata Kim Byung-hak, yang kepala dari divisi Kakao AI.

"Kolaborasi dari teknologi peralatan rumah tangga Samsung yang berbeda dan platform mobile canggih Kakao ini akan menciptakan nilai yang baru di kehidupan melalui Internet of Things (IoT). Kami akan fokus pada pengembangan teknologi dan layanan yang memungkinkan konsumen untuk menggunakan IoT lebih nyaman dalam kehidupan sehari-hari," kata Koo Sung-gy, wakil presiden Smart Appliances Business di Samsung Electronics.

Menurut Kakao, layanan smart home yang akan diluncurkannya dengan Samsung Electronics akan memungkinkan konsumen mengendalikan peralatan rumah tangga mereka. Kakao I akan digunakan untuk memesan makanan dari kulkas Samsung dan mengendalikan mesin cuci dan AC, antara lain melalui aplikasi chat KakaoTalk dan speaker AI Kakao Mini. Misalnya, pengguna bisa mengirim pesan ke peralatan rumah tangga melalui KakaoTalk untuk mengaktifkan AC: "Tolong dinginkan ruangan karena saya akan tiba dalam 30 menit lagi."

Pengguna akan bisa menyalakan AC dari mobil mereka misalnya, kata Kakao, yang akan menjadi layanan pertama dalam kerja sama ini. "Layanan online-to-offline kami yang beragam, teknologi voice engine dan chatbot akan tersedia di peralatan rumah tangga Samsung," kata seorang pejabat Kakao.

Kemampuan tersebut akan berevolusi untuk memungkinkan pengguna membuat perintah sederhana untuk mengaktifkan banyak tugas sekaligus. Nantinya, pembersih udara, AC, dan robot vacuum secara otomatis akan mati atau nyala tergantung pada pola pergerakan pengguna di rumah.

Samsung sebelumnya mengatakan bahwa semua peralatan rumah tangga akan memiliki fitur IoT di 2018 dan AI pada tahun 2020. Sementara Kakao berencana untuk menyediakan alat pengembangan terbuka untuk platform AI-nya untuk melibatkan lebih jauh pihak ketiga untuk mengembangkan produk dan layanan baru.