Samsung Tech Forum 2017 di Silicon Valley


Samsung Electronics pada hari Selasa (19/9) kemarin mengundang 100 pengembang dan desainer di Silicon Valley untuk bertukar perspektif mengenai perkembangan baru di sektor teknologi dalam sebuah forum yang diadakan di kantor milik Samsung Research America di Mountain View, California.

Yoon Boo-keun, CEO divisi Consumer Electronics (CE) Business di Samsung Electronics, mengatakan kepada audiens dalam pidato utama untuk Samsung Tech Forum 2017 bahwa perusahaannya mencoba untuk mempersempit kesenjangan antara konsumen dan inovasi yang dapat menyentuh kehidupan dan tenaga kerja mereka di balik inovasi.

"Di bawah situasi konsumen dan teknologi saat ini melalui transformasi secara bersamaan, ketika sebuah perusahaan bergerak maju dengan inersia, kesenjangan antara apa yang konsumen inginkan dan teknologi yang diciptakan oleh perusahaan hanya akan semakin besar," kata Yoon. "Kata kunci untuk menutup celah tersebut adalah 'terhubung [connect]'."

Yoon mencatat bahwa konsep "connect" tidak hanya mengacu pada teknologi tapi juga kemungkinan baru yang melampaui imajinasi saat ini, yang mempertemukan konsumen, inovasi dan karyawan. Dia mengatakan bahwa perusahaannya akan mencoba untuk menumbuhkan budaya yang memungkinkan para karyawannya mencapai potensi penuh mereka.

Pidato Yoon diikuti oleh pengenalan proyek penelitian dan pengembangan (R&D) utama Samsung di bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), Internet of Things (IoT), komponen dan desain otomotif, serta kemudian ditutup dengan diskusi antara eksekutif Samsung dari Korea dan Amerika Serikat dengan para tamu undangan.

Samsung menunjukkan The Frame TV terbarunya, yang berfungsi ganda sebagai karya seni di dinding, smartphone Galaxy Note8, berbagai perangkat wearable dan Relumino, aplikasi bantuan visual untuk orang-orang dengan gangguan penglihatan.

Peserta lain dari Samsung Electronics yang hadir termasuk Shin Jong-kyun, CEO divisi IT & Mobile Communications (IM) Business; David Eun, pendiri dan presiden Samsung Next; Kim Chang-yong, kepala DMC R&D Center; dan Cho Seung-hwan, wakil kepala Software R&D Center.

Samsung Research America (SRA) berada di belakang serangkaian software dan layanan generasi mendatang untuk produk masa depan.

Sedangkan Samsung NEXT, yang sebelumnya bernama Samsung Global Innovation Center, telah mendukung tahap awal startup dengan software dan layanan canggih. Samsung NEXT berkantor pusat di New York dan memiliki cabang di Silicon Valley, Berlin, Tel Aviv dan Seoul. Pada bulan Januari, anak perusahaan Samsung ini meluncurkan dana investasi modal ventura senilai $150 juta yang menargetkan investasi awal ke Series B dengan fokus pada virtual reality (VR), AI, IoT dan teknologi inovatif lainnya.