Samsung resmikan laboratorium AI di Montreal


Samsung Advanced Institute of Technology (SAIT) telah mendirikan Laboratorium Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) pada tanggal 17 Agustus (waktu setempat) di University of Montreal, Kanada. Lab AI ini akan digunakan untuk memperkuat penelitian kolaboratif dengan ilmuwan terkemuka dunia di bidang AI.

SAIT telah berkolaborasi dengan Profesor Yoshua Bengio dari Universitas Montreal, otoritas top dunia dalam pembelajaran mendalam, pembelajaran mesin dan kecerdasan buatan, sejak tahun 2014, dengan rekan-rekan lain di University of Toronto, McGill University dan NYU.

"Ada kolaborasi penelitian yang telah lama ada dan bermanfaat antara kami dan Samsung dan kami senang melihat Samsung membuka laboratorium penelitian di sini dan mengikuti momentum menakjubkan yang mengubah Montreal menjadi hub internasional untuk AI, baik secara akademis dan industri," komentar Prof. Bengio tentang acara ini.

Di Laboratorium AI Samsung ini, para periset diberangkatkan dari Korea untuk bekerjasama profesor dan mahasiswa lokal termasuk Prof. Bengio untuk mengembangkan algoritma dan komponen kunci untuk kecerdasan buatan seperti pengenalan suara/citra, terjemahan, penggerak otonom, dan robot. Lab ini juga akan berkontribusi untuk memperoleh talenta global dan memperkuat teknologi AI milik Samsung.


Shin Eun-soo, Wakil Presiden dan Kepala S/W Solution Lab di SAIT, mengatakan, "Penelitian bersama dengan Profesor Bengio telah menjadi dasar pengembangan kecerdasan buatan di Samsung Electronics, dan Samsung AI Lab akan menjadi langkah penting bagi kami untuk melompat ke depan.

Selain itu, ia menambahkan bahwa SAIT berencana untuk mendirikan dan mengoperasikan "Pusat Penelitian Pengolahan Syaraf (Neural Processing Research Center)" dengan universitas lokal seperti Seoul National University sepanjang tahun untuk mempercepat penelitiannya di bidang prosesor AI.