Samsung Global AI Forum 2017 di New York


Peserta akademisi, ilmuwan dan pakar industri berkumpul untuk membahas masa depan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) pada acara eksklusif Samsung baru-baru ini. Penyelenggaraan Samsung Global AI Forum yang pertama memungkinkan ilmuwan terkemuka dari seluruh industri untuk berbagi wawasan mereka, membicarakan praktik terbaik dan meneliti peluang kolaborasi.

Acara berlangsung di New York di Samsung 837, pusat pengalaman pemasaran Samsung. Acara ini diadakan pada saat diskusi seputar AI semakin penting, dengan teknologi yang diharapkan dapat membawa perubahan yang dinamis.

Dua puluh ilmuwan terkenal termasuk Profesor Zoubin Ghahramani dari Universitas Cambridge, Profesor Barry Smyth dari University College Dublin, Profesor Alexander Rush dari Universitas Harvard dan Profesor Rob Fergus dari Universitas New York diundang ke Samsung Global AI Forum. Bersama dengan eksekutif dan staf Samsung Electronics, mereka berbicara tentang bidang utama aplikasi AI dan bagaimana penghalang algoritma AI canggih dapat diatasi.


Forum terdiri dari empat sesi terpisah: Pengolahan Bahasa Alami; Visi Komputer; Analisa Data/Sistem Rekomendasi; dan Mengatasi Keterbatasan dalam AI.

  • Pada sesi pertama Pengolahan Bahasa Alami (Natural Language Processing), para peserta meninjau tahap perkembangan saat ini dalam teknologi pengenalan suara dan perintah suara dan membahas cara-cara untuk mencapai tingkat pemrosesan bahasa yang lebih tinggi di masa depan.
  • Sesi berikutnya pada Visi Komputer (Computer Vision) meliput kemajuan teknologi pembelajaran dalam (deep learning) dalam pengenalan citra (image recognition), termasuk aplikasinya di berbagai bidang seperti belanja, penelusuran, dan pengemudi otonom.
  • Dalam sesi di Analisa Data/Sistem Rekomendasi (Data Analytics/Recommendation System), para peserta membahas tentang bagaimana mendorong inovasi konsumen dan efisiensi produksi dengan memanfaatkan data, yang telah berkembang pesat karena meningkatnya perangkat pintar dan Internet of Things (IoT).
  • Sesi terakhir membahas masa depan teknologi pembelajaran dalam dan keterbatasannya untuk diterapkan di banyak bidang yang berkaitan dengan interpretasi sejumlah besar data berkualitas dan penerapan algoritme yang fleksibel.


"Forum hari ini akan memberi kesempatan penting bagi kita untuk mendapatkan wawasan dari para ahli global tentang bagaimana mempersiapkan era AI. Samsung bertekad untuk menavigasi berbagai tantangan yang dihadapi kita sepanjang perjalanan," kata Yoon Boo-keun, Presiden dan CEO Samsung Electronics kepada para hadirin di acara tersebut. "Semangat dan komitmen kami bersama dengan ide dan wawasan Anda akan membantu kami memimpin di era AI."

"Samsung memiliki sejumlah perangkat konsumen yang signifikan, dan menempatkan perusahaan dalam posisi unik untuk menerapkan teknologinya di smartphone dan juga peralatan rumah tangga," kata Rob Fergus, Asisten Profesor di Universitas New York. "Saya pikir Samsung memiliki banyak potensi untuk menyebarkan AI dalam praktik untuk sejumlah aplikasi menarik."

Samsung mengumumkan rencananya untuk menjadikan forum ini sebuah acara tahunan sehingga arahan pengembangan teknologi dan inovasi teknologi AI dapat terus didiskusikan, dan perusahaan akan terus memperkuat jaringan global ilmuwan AI untuk mempercepat peluncuran teknologi di masa depan.