Semua perangkat Samsung akan memiliki fitur IoT di 2018 dan AI di 2020


Samsung Electronics hari ini mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk menerapkan fitur pintar, seperti kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dan pengenalan suara (voice recognition) ke semua peralatan rumah tangga pada tahun 2020 dalam rangka untuk membangun rumah pintar (smart home) yang paling ideal buat pengguna.

Tahun ini Samsung telah memperkenalkan fungsi perintah suara pada produk kulkas 'Family Hub', mesin cuci dan penyejuk udara (AC). Family Hub telah dirancang sebagai pusat untuk semua kegiatan di dapur lewat fungsi perintah suara yang memungkinkan pengguna untuk menemukan resep yang dibutuhkan, memasak dan memesan bahan makanan yang dibutuhkan.


Menurut Samsung, inovasi Family Hub tidak akan berhenti sampai disini, tetapi akan terus berkembang untuk bisa menghubungkan semua peralatan di rumah. Seperti misalnya menyuruh robot vacuum untuk membersihkan kotoran setelah habis memasak, atau menjalankan mesin cuci serta memantau perkembangan cucian, sehingga pengguna tidak perlu pergi ke binatu.

Sebagai pemimpin industri elektronik dunia, Samsung mengatakan telah melakukan upaya untuk mempersiapkan apa yang mereka sebut "era rumah pintar", dan berencana untuk mengumumkan akan memperkenalkan rincian dari visi tersebut saat berlangsungnya pamaeran dagang Internationale Funkausstellung Berlin (IFA) 2017 dijadwalkan akan berlangsung antara 1-6 September di Berlin, Jerman.

“Kami akan menunjukkan seperti apa smart home asli yang user-friendly dan ideal di IFA 2017,” kata juru bicara perusahaan.

Visi besar Samsung ini bertujuan untuk membangun sebuah platform di mana peralatan rumah saling terhubung melalui program kecerdasan buatan. Samsung menambahkan bahwa pihaknya berencana untuk menggunakan aplikasi "Samsung Connect" untuk mengendalikan semua peralatan rumah tangga melalui teknologi komputasi awan (cloud).

Samsung Connect memungkinkan Anda untuk mengontrol semua perangkat yang terhubung melalui lewat teknologi Internet of Things (Iot), melalui aplikasi tunggal yang terintegrasi, terlepas dari jenis perangkat dan sistem operasinya. Samsung mengatakan bahwa saat ini sudah 130 produk yang bisa dihubungkan ke Samsung Connect Home, sebuah router Wi-Fi yang menghubungkan jaringan mesh Wi-Fi dengan SmartThings Hub, dengan cakupan layanan akan terus berkembang di masa depan.

“Kami akan memimpin jalan ke gaya hidup di mana AI, perintah suara, dan IoT berbasis cloud akan menjadi penggunaan sehari-hari,” kata Koo Sung-gy, wakil presiden Smart Appliances dan Home IoT di Samsung.


Samsung juga berkomitmen untuk standardisasi platform smart home dan IoT melalui Open Connectivity Foundation (OCF). OCF telah merilis spesifikasi OCF 1.0, dan beberapa perangkat Samsung seperti Smart TV, kulkas Family Hub dan AC telah menjadi yang pertama mendapatkan sertifikat dari OCF. Samsung mengatakan bahwa semua produk buatannya yang dirilis mulai 2018 akan dilengkapi dengan spesifikasi dari OCF, termasuk didalamnya mesin cuci, oven, robot pembersih, pembersih udara dll.

"AI, teknologi pengenalan suara, cloud dan IoT akan berkembang lebih cepat dari ekspektasi kami," kata juru bicara dari Samsung Electronics. "Samsung akan berusaha agar pengembangan teknologi semacam itu membawa perubahan yang berarti bagi kehidupan sehari-hari konsumen dan memperluas ekosistem industri."