Kontribusi pengembang Indonesia buat ekosistem Tizen


Sejak memulai proyek Tizen enam tahun lalu, Samsung Electronics terus mendorong adopsi sistem operasi ini untuk perangkat mereka. Menyadari bahwa penerimaan konsumen saat ini bergantung pada ekosistem aplikasi pendukungnya, Samsung terus aktif menarik minat pengembang aplikasi lewat serangkaian acara sosialisasi dan kompetisi dengan hadiah ratusan juta rupiah. Diantaranya lewat Indonesia Next Apps (INA) 4.0.

INA 4.0 adalah kompetisi nasional tahunan yang diselenggarakan oleh Samsung untuk meningkatkan inovasi dalam pemanfaatan teknologi melalui pembuatan aplikasi lokal. Tahun ini, INA 4.0 menantang pengembang lokal untuk membuat aplikasi menggunakan Samsung SDK, Gear VR, Tizen untuk smartphone, Tizen untuk wearable.

Tahun lalu, Indonesia Next App 3.0 (INA 3.0) telah mengawali kelahiran ekosistem Tizen di Indonesia yang kemudian diteruskan dengan peluncuran smartphone Tizen pertama buat pasar Indonesia dan Asia Tenggara, Samsung Z2. Dari INA 3.0 terkumpul 196 aplikasi untuk perangkat mobile Tizen yang semuanya bisa diunduh melalui Tizen Store. Jumlah aplikasi yang masuk pada INA 3.0 tersebut menunjukkan besarnya minat dan antusias para pengembang maupun startup lokal dalam menciptakan aplikasi berbasis Tizen.

"Setelah sukses meluncurkan Samsung Z1 dan Z3 di India pada tahun 2015, Samsung memperluas Z2 ke wilayah lain seperti Afrika dan Asia Tenggara pada tahun 2016," kata kata Choi Ho-kyu, Director of Tizen Business, Product Strategy Team, Mobile Communications Division, Samsung Electronics. "Ada ribuan pengembang yang melayani aplikasi Tizen di Tizen Store Seller Office, dan 3 negara teratas dengan jumlah pengembang Tizen adalah India, Indonesia, dan Amerika Serikat."


Sama seperti penyelenggaraan tahun lalu, ada hadiah ratusan juta yang menanti pengembang yang ikut INA 4.0. Untuk informasi selengkapnya bisa dilihat melalui www.indonesianextapps.com atau melalui email di ina4@dicoding.com atau ina@dailysocial.com.

Aplikasi yang diikutkan untuk kompetisi INA 4.0 sekaligus juga bisa disertakan untuk kompetisi yang lebih besar lewat Tizen Mobile App Incentive Program yang berhadiah total miliaran rupiah dan sudah berlangsung sejak Februari hingga Oktober mendatang. Setiap bulannya, masing-masing dari 100 aplikasi teratas yang paling banyak diunduh dari Tizen Store dan telah didaftarkan untuk berpartisipasi dalam Tizen Mobile App Incentive Program akan memenangkan $10.000.

"Selama lima bulan terakhir, lebih dari 3.000 aplikasi Tizen baru telah terdaftar di Tizen Store melalui Tizen Mobile App Incentive Program," kata Choi Ho-kyu. "Melalui program ini, banyak pengembang dari seluruh dunia yang kemudian tertarik pada pengembangan aplikasi mobile Tizen, dan ekosistemnya menjadi aktif. Berdasarkan pencapaian ini, kami berencana meluncurkan program aktivasi ekosistem Tizen secara terus menerus."

Karena pemenang dari Tizen Mobile App Incentive Program dihitung berdasarkan aplikasi yang paling banyak diunduh, maka perlu diperhatikan kategori aplikasi apa saja yang sangat disukai oleh pengguna smartphone Tizen untuk memperbesar peluang dalam memenangkan hadiah $10.000 tiap bulannya.

"Kategori game adalah yang paling populer, diikuti oleh utilitas, hiburan dan foto di antara 20 kategori yang ada di Tizen Store," kata Choi Ho-kyu. "Game menyumbang 40% dari 100 aplikasi yang paling banyak diunduh di Tizen Store dan konsumen terutama menyukai game bergenre racing and puzzle."