Commax akan terapkan OS Tizen untuk Smart Home dan IoT


Tizen mulai diterima sebagai tren baru munculnya sistem operasi (OS) untuk otomasi rumah. Tidak hanya Samsung Electronics yang berpartisipasi dalam mengembangkan perangkat dengan OS Tizen, perusahaan kecil dan menengah juga mulai mengembangkan perangkat dengan Tizen sebagai OS mereka juga. Dengan diterapkannya OS Tizen pada sensor perangkat selain smartphone dan peralatan rumah tangga pintar, perluasan ekosistem Tizen akan semakin dipercepat.

Menurut sumber industri di Korea Selatan hari ini, Commax berencana untuk mengembangkan perangkat otomasi rumah seperti perangkat keamanan seperti CCTV dan kunci pintu dan wallpad yang memanfaatkan OS Tizen. Perangkat ini akan didasarkan pada perangkat tipe embedded yang diterapkan dengan OS Tizen daripada menampilkan Antarmuka Pengguna (UI) Tizen melalui layar. Commax akan bekerja dan berbagi API (Application Programming Interface) dengan Samsung Electronics dan akan mengembangkan produk yang kompatibel dengan perangkat lain. Strateginya adalah memanfaatkan Tizen sebagai platform untuk IoT (Internet of Things).

Jika Tizen diterapkan pada perangkat otomasi rumah dari Commax, ada kemungkinan lebih tinggi bahwa mereka akan terhubung ke peralatan Smart Home lainnya. Akan ada memungkinkan untuk mengendalikan Smart TV dan kulkas melalui wallpad, CCTV, dan sensor dari kunci pintu. "Ada cara sekarang untuk menerapkan Tizen ke seluruh perangkat IoT," kata seorang perwakilan untuk sebuah industri. "Ini akan ditetapkan sebagai platform baru."

Diharapkan juga ada perubahan metode komunikasi untuk IoT. Produsen Smart Home atau IoT seperti Commax biasanya menggunakan ZigBee atau Z-wave sebagai metode komunikasi antar perangkat. Tampaknya perangkat yang diaplikasikan dengan Tizen akan diaplikasikan dengan teknologi komunikasi M2M baru seperti IoTivitu yang digunakan oleh OCF (Open Connectivity Foundation).

Dengan lebih banyak perangkat Tizen yang ada di pasaran, aplikasi Tizen juga akan semakin berkembang dan beragam. Samsung dan Commax telah memutuskan untuk bekerja sama dengan produsen chipset China bernama Broadlink. Tampaknya OS Tizen akan diterapkan pada switch, Smart Plugs, dan pengendali jarak jauh atau remote kontrol yang komprehensif.


Strategi Samsung untuk meningkatkan jumlah perangkat yang diterapkan dengan Tizen efektif dalam memperluas ekosistem untuk Tizen. Awalnya Tizen hanya diaplikasikan pada smartphone, Smart TV, smart camera dan smartwatch. Namun sekarang memungkinkan untuk menerapkan Tizen ke perangkat dengan spesifikasi rendah seperti ketel, timbangan, dan bola lampu saat sistem operasi baru seperti Tizen RT untuk IoT dan perangkat embedded diperkenalkan. Sekarang Tizen bisa diaplikasikan ke sebagian besar perangkat IT yang belum tentu bisa dilakukan oleh OS lain.

"Banyak perusahaan perlu berpartisipasi dalam ekosistem yang terkait dengan Tizen untuk memperluas aplikasi Tizen," kata seorang perwakilan untuk sebuah industri. "Perlu untuk mengamankan berbagai ekosistem komitraan seiring bertambahnya jumlah pemain dengan menyediakan platformnya."