Monday, June 13, 2016

Perbandingan Browser Internet di Smartphone Tizen


Tizen memiliki beberapa pilihan alternatif browser selain Stock (bawaan Tizen), beberapa yang terkenal adalah Opera Mini dan UC Browser. Opera adalah pemain lama didunia browser, sedangkan UC lebih berkaitan dengan iklan yang gencar di platform lain. Berikut review perbandingan beberapa browser:



Stock Browser

Stock browser Tizen memiliki penampilan interface yang simple, yang paling simple dari 4 browser yang di review, fiturnya pun tidak banyak. Tombol Tab berada diatas kanan yang memudahkan untuk pindah-pindah tab dengan mudah, settingan dan fitur tergolong tidak banyak. Ada fitur Offline yang merupakan fitur andalan Tizen, ini seperti menyimpan halaman web sehingga bisa dibaca kapanpun tanpa internet, cocok untuk data penting selama perjalanan jauh yang terkadang tidak ada koneksi internet. Kemudian ada fitur Secret Mode, Add to Bookmark, Add to Quick Access (menambah icon di Widget Homescreen dan icon di Homepage browser), dan yang terakhir pilihan untuk menampilkan situs dalam mode Desktop atau Mobile View.

Di setting juga terdapat Set Homepage , tetapi sayangnya kita tidak bisa set agar setiap membuka browser langsung ke Homepage, jadi cuma bisa ke tab situs yang terakhir kita buka (jika tidak ada Tab baru ke homepage). Jadi kita harus menutup semua tab, baru bisa ke homepage saat kita membuka browser di lain waktu. "Set Homepage" terdapat 5 pilihan yaitu Default (ke www.samsung.com), Current Page, Quick Access, Most Visited Websites, dan Other (set alamat url situs tertentu).

Kembali ke menu Setting, terdapat fitur Manual Zoom, terkadang pas kita menjelajahi suatu situs seperti contohnya blogspot dalam mode mobile view, halaman index tidak bisa di perbesar, fitur Manual Zoom berfungsi untuk memaksa Zoom.

Fitur lain ada Share, Fit on Page, Sync Open Page dengan device lain melalui Samsung account. History bisa diakses melalui halaman Bookmark. Beberapa website terkadang agak masalah tampilannya saat di buka melalui stock browser, seperti engadget.com . Stock browser juga memiliki fitur Desktop View (menampilkan situs dalam tampilan mode desktop).

Saat mengujungi sebuat situs yang berat dengan gambar banyak, dari pengalaman saya scrolling dan sliding nya paling halus dibanding browser lain.

Setting menu pada Stock Browser

HTML5 test untuk stock browser memiliki nilai 454 point.



Homepage UC Mini
UC Mini (v8.8.9)

UC Mini memerlukan bantuan ACL untuk menjalankannya (bukan Native application), sehingga perlu waktu tambahan sedikit untuk loading ACL dulu sebelum membuka aplikasi dan terkadang setelah HP reboot, kemudian membuka browser UC Mini, seperti melakukan setup ulang kompatibel ACL yang cukup makan waktu, tetapi selain hal itu tidak menjadi kendala karena hanya sedikit berbeda startup nya dibanding Stock atau Opera.

Homepage UC Mini terkesan semwarut, satu screen sangat ramai kartu-kartunya, mulai dari icon-icon Quick Access site, kartu berita, kartu bagian kategori berita, kartu iklan download aplikasi, kartu bagian live score sport, kartu tentang musik, kartu tentang video. Untungnya dibagian setting ada cara untuk disable mana saja kartu yang kita tidak mau. Sebagian orang mungkin menyukai fitur kartu-kartu ini (seperti style Google Now), penggemar sepak bola mungkin menyukai kartu Live Score yang berisi informasi hasil pertandingan dan skor pertandingan, beberapa orang mungkin menyukai video acak atau berita acak terkini, tetapi saya kurang berminat.

Salah satu hal yang paling saya benci adalah iklan di notifikasi, seperti yang terlihat pada gambar screenshot, iklan iklan notifikasi bermunculan, juga ada tombol search. Kedua hal ini bisa di non-aktifkan di setting, tetapi tetap saja lebih baik tidak ada notif ini secara bawaan.

Secara fitur, UC browser adalah yang paling lengkap dibanding Stock dan Opera. Beberapa fitur yang ada adalah:
  • Speed Mode, fitur penghemat layanan data dan membuka site lebih cepat dengan cara kompres situs
  • Full Screen, windows browser jadi 1 layar penuh
  • History, Bookmarks, Feedback, Data Usage, Save Page
  • Night Mode , mengatur brightness (cahaya) browser tanpa mempengaruhi setting brightness pada HP (berjalan sendiri)
  • QR Code
  • Share
  • Incognito mode
  • mengubah Image Quality
  • Rotation
  • Background Download, download tetap jalan biarpun browser ditutup
  • Font Size, Customize interface (hide bottom bar, top/bottom button, swipe forward/backward, dll)
  • dan beberapa fitur lainnya...

Sayangnya tidak ada fitur Desktop View seperti Stock browser. Setiap keluar browser, kita akan ditanyai apakah mau membersihkan "browser history" kita. Fitur ini juga bisa di non-aktifkan. Ukuran aplikasi UC Mini sangat kecil, cuma 2.6mb. 

5 Notif yang berasal dari UC Browser/UC Mini, agak menganggu

Halaman iklan "Download aplikasi" di Homepage dan interface tampilan Menu

Saat saya test HTML5, cuma menunjukkan blank page, padahl ketiga browser lain bisa, apakah itu berarti UC Mini tidak mendukung HTML5?



Homepage UC Browser
UC Browser (v10.8.8.730)

UC browser ternyata memiliki interface yang sedikit berbeda dengan UC Mini. UC Browser merupakan versi yang lebih besar dan komplit dibanding UC Mini. Memiliki kemiripan dengan UC Mini. Homepagenya memiliki pilihan kartu (card) yang lebih banyak, semuanya bisa di off kan juga  kecuali Quick Access link (Speed Dial).

Fitur-fitur yang dimiliki mempunyai kemiripan dengan UC Mini, tetapi terdapat beberapa tambahan seperti Themes (yang dimana kita bisa mengganti Theme Homepage dengan download dari database server mereka, dan juga bisa mengganti warna background dari warna putih menjadi warna lain, tetapi ini akan mempengaruhi situs yang kita kunjungi juga, seperti google.com warna background putih akan berubah warna menjadi warna lain sesuai yang kita set).

Juga ada fitur Add-On, dan fitur Force Zoom. Fitur Add-On mirip dengna ada pada browser Chrome dan Firefox pada versi Desktop, ini salah satu fitur yang sangat menarik bagi saya, nilai jual utama dari browser ini dibanding lainnya, kita bisa download Add-On keren seperti Adblock, Gestures, Screenshot, Video Downloader, dll.

Speed Mode pada UC Browser mempunyai kemampuan lebih juga, kita bisa manual memilih setiap website secara individual menggunakan mode apa (ada 3 pilihan, Lite yang paling ringan, Mobile, dan Desktop). Jadi di lain waktu situs tersebut akan tampil sesuai pilihan mode kita secara otomatis.

Kemudian di Setting juga terdapat beberapa perbedaan seperti fitur Cloud Boost, Text Only, Tab View/List View, Typing Assistant, Reopen Tabs on Startup (On/Off), Animation (on/off), Auto Pager, Chane Link Color if Clicked (on/off), Open Link (in current tab/follow page default), dll.

Saat kita mengunjungi suatu website, kita bisa Bookmarks, taruh ke Speed Dial (quick access homepage), atau ke Home Screen HP.

Transisi animasi di setting mungkin sedikit kurang halus, tapi tidak menjadi gangguan. Pada URL bar UC Browser, terdapat search bar di bagian kanan, sesuatu yang tidak ada pada UC Mini.

Loading saat pertama kali launching setiap reboot

Nilai HTML5 test pada UC browser adalah 413 point.



Opera Mini (v7.7.17)

Merupakan browser yang support paling banyak platform, telah hadir sejak awal Tizen. Sayangnya tidak didukung dengan performa yang baik, dengan tidak adanya update berkala dan rendahnya nilai HTML5 test, keadaan ini diperburuk dengan interface yang kurang halus bahkan rendering situs web juga kurang halus dibanding lainnya. Tetapi jika Anda menggunakan Opera di berbagai platform dan device lainnya, mungkin browser ini adalah pilihan yang paling tepat karena kemampuan sinkronisasi nya. Dibagian kanan letak URL bar, terdapat Search Bar, kita bisa memilih search engine Google atau Wikipedia. Kemampuan umum dan standar yang hadir mulai dari Bookmarks, History, Saved Pages, Share, Saved Pages, Find in Page.

Sedangkan fitur khususnya adalah :
  • Opsi Load Images (on/off), mengunjungi sebuat situs tanpa loading gambar sehingga cepat dan menghemat paket data
  • Image Quality (low/medium/high), set kualitas kompresi gambar pada situs
  • Private Browsing
  • Night Mode
  • Sync with Opera
  • Dan beberapa fitur kecil lainnya seperti Font Size, Single Column View, Text Wrapping, Status Bar (on/off), Navigation Bar

Data Usage juga hadir tetapi letaknya ada di menu Help. Opera Mini tidak memiliki fitur yang banyak seperti lainnya, bisa dibilang paling minim fitur.

Homepage Opera Mini terdapat Speed Dial , History, My News, Suggested Links, dan yang terakhir agak unik adalah Social Networks (tidak ada di browser lain, semacam log in ke social network atau email kemudian data nya muncul di homepage)

Nilai HTML5 test pada Opera Mini adalah 208 point.


Kesimpulan:

Secara pribadi, saya menggunakan Stock browser paling sering dibandingkan Opera Mini, UC Mini, ataupun UC Browser. Tetapi tentu saja saya tidak akan uninstall yang lainnya, karena terkadang kita tidak bisa mengandalkan hanya 1 browser saja, ada beberapa kasus yang menyebabkan suatu browser terkadang lebih baik dibanding browser lain. Selain itu, update-update berkala yang dilakukan UC mungkin bisa memperbaiki kekurangannya; seperti  masalah startup, rendering website yang kurang cepat, serta scrolling/sliding webpages yang kurang halus (tidak sebaik Stock Browser) di kemudian hari.

Catatan: Review perbandingan ini dibuat berdasarkan opini pribadi dan akan diperbaiki jika perlu dikemudian hari.


No comments:

Post a Comment