Strategi Samsung memimpin pasar TV selama 10 tahun


Samsung Electronics telah memimpin pasar TV dengan pangsa lebih dari 20% selama 8 tahun berturut-turut pada akhir 2013. Saat itu, para pesaing mencoba yang terbaik agar tidak terlempar dari kompetisi dengan model TV yang memiliki harga lebih murah. Dengan latar belakang ini, Samsung memutuskan untuk terus mendorong maju dengan lineup TV melengkung (curved), menampilkan semuanya di stan TV mereka di CES 2014.

Meskipun TV melengkung menawarkan gambaran yang lebih mendalam dan melihat lingkungan yang jauh lebih mudah untuk mata manusia, namun belum ada produsen lain yang mampu untuk memproduksi massal TV melengkung berukuran besar seperti Samsung saat itu. Mengingat keadaan ini, tampaknya menjadi terlalu banyak berjudi buat pemimpin pasar untuk mengambil strategi berisiko seperti ini.

"Ini adalah tujuan kekal kita untuk terus memberikan pengalaman memonton yang lebih mendalam, dan kemungkinan yang terbaik untuk konsumen," kata Kim Hyun-suk, Presiden Visual Display Business di Samsung Electronics. "Dalam waktu dekat, anak-anak kita akan menjelaskan TV mereka di rumah sebagai sesuatu dengan layar melengkung, tidak flat seperti yang telah lama digunakan."

Samsung telah menjadi merek nomor satu di pasar TV global untuk sepuluh tahun berturut-turut sejak tahun 2006, menjual lebih dari 427 juta TV. Sepanjang dekade terakhir sejarah manufaktur TV miliknya, Samsung telah bertindak lebih seperti start-up yang menghadapi risiko di depan mereka, yang sama sekali tidak pernah memperlambat laju tantangan dan kreativitas.


Menantang Kenormalan di Industri TV

Selain menghasilkan sejumlah produk yang pertama di dunia, Samsung terus berinovasi dalam teknologi secara keseluruhan dan komponen yang meningkatkan kinerja dan kualitas produk-produk buatannya. Desain 'state-of-the-art' juga menjadi fokus utama untuk lineup TV miliknya.

Dengan penjualan tiga juta unit TV R7 ( 'Bordeaux') di tahun 2006, diikuti oleh TV TOC (Touch of Color, atau Crystal design), Full HD 3D TV dengan layar 3D pertama di dunia, hingga pengalaman Curved UHD TV yang mendalam saat ini, Samsung telah menciptakan produk yang berhasil mengantisipasi, memahami dan memenuhi kebutuhan konsumen. Tonggak industri yang signifikan meliputi penciptaan TV tertipis di dunia selebar 29,9mm pada tahun 2009, UHD TV terbesar di dunia 110-inci pada tahun 2013 dan Curved UHD TV 105-inci pada tahun 2014.

Sebagai hasil dari eksplorasi Samsung yang terus menerus untuk menemukan cara yang lebih baik untuk menikmati TV, Smart TV menjadi andalan di rumah di seluruh dunia. Pada tahun 2010, Samsung membuka toko aplikasi TV pertama di dunia dan mengadopsi user interface Smart TV - Smart Hub - setahun kemudian pada tahun 2011. Sejak itu, Samsung telah memperkenalkan teknologi pengenalan suara, gerak dan wajah, serta menggabungkan sistem operasi (OS) Tizen untuk peningkatan kegunaan, kinerja yang intuitif dan konektivitas yang lengkap.

Samsung Smart TV 2016 memudahkan konsumen untuk menemukan dan mengakses semua konten dan layanan favorit mereka, dari TV dan film hingga game dan program informasi, semua dalam satu tempat. Samsung Smart Control remote berfungsi sebagai unit kontrol tunggal untuk hampir semua perangkat yang terhubung ke Samsung Smart TV, menghilangkan kebutuhan untuk beberapa remote kontrol. Menampilkan teknologi IoT hub, SUHD TV 2016 juga dapat terhubung dengan dan mengendalikan lebih dari 200 perangkat SmartThings yang kompatibel - apakah itu untuk melihat siapa yang membunyikan dering bel pintu, mengunci pintu atau mematikan lampu - semuanya secara langsung dari TV.


Peluncuran Era SUHD

Untuk pengalaman menonton terbaik, fokus terbesar Samsung adalah meningkatkan kualitas gambar - nilai yang paling penting dari TV. Hal ini juga menunjukkan bagaimana Samsung telah memelopori perbaikan dalam kualitas gambar TV modern; dari FHD ke UHD, 2D ke 3D, dari layar kecil hingga yang lebih besar, dan dari layar datar konvensional hingga ke layar melengkung.

Peluncuran SUHD TV 2015 adalah faktor utama untuk mencapai tonggak kepemimpinan pasar selama sepuluh tahun, meningkatkan lini merek produk secara keseluruhan. Popularitas berbagai TV premium ini dapat dikaitkan dengan SUHD yang menawarkan kualitas gambar terbaik, desain dan pengalaman pengguna yang terhubung, memungkinkan konsumen untuk menikmati televisi ultra high definition dalam lingkungan apapun.

Pada CES 2016, Samsung mengumumkan SUHD TV terbaru dengan layar Quantum dot - dengan layar bebas kadmium satu-satunya di dunia, teknologi panel Quantum dot 10 bit. Quantum dot adalah material layar generasi yang menggunakan partikel semi-konduktor berukuran nano untuk mengekspresikan kecerahan yang bersinar, representasi warna yang lebih luas dan paling akurat dari berbagai material layar.

Menempatkan tahun 2016 sebagai titik awal untuk dekade kepemimpinan berikutnya, Samsung akan terus mendorong inovasi hingga batas maksimal untuk menunjukkan mengapa mereka masih layak untuk terus memimpin dan apa yang benar-benar mampu dilakukan oleh TV.

"Selama sepuluh tahun terakhir, penjualan TV dan tingkat inovasi telah meluap dan lahir dari keinginan kami untuk terus menerus menawarkan yang terbaik dalam teknologi, konten dan layanan," kata Kim Hyun-suk. "Ketika kita bergerak ke era baru, di mana pengalaman TV lebih mendalam dan spektakuler dari sebelumnya, kita tidak akan melupakan nilai-nilai dan pemahaman konsumen yang telah membantu kita mendapatkan kepemimpinan pasar yang lebih lama."