180 ribu Samsung Gear S2 ludes terjual dalam 8 jam di China


Sejak dipasarkan di Korea Selatan bulan kemarin, Samsung Gear S2 rata-rata terjual 2000 unit tiap harinya. Popularitas yang luar biasa itu kini menular ke China, sehingga hampir bisa dipastikan bahwa smartwatch Tizen terbaru ini akan menjadi salah satu yang terlaris selama akhir tahun 2015.

Samsung Gear S2 diluncurkan di China pada 21 Oktober kemarin di Zendai Himalayas Center, Shanghai, dengan menghadirkan puluhan model terkenal diantaranya adalah Xiao Wen Ju dan dihadiri oleh 500 orang perwakilan dari pejabat setempat, media lokal dan undangan khusus dari kalangan konsumen. Acara ini kemudian ditindaklanjuti dengan rangkaian promosi Samsung Gear S2 World Tour di beberapa kota.

Samsung Electronics mulai memasarkan Gear S2 secara online mulai 23 Oktober yang lalu dan mulai hadir secara offline di toko-toko retail mulai 30 Oktober.

Menurut laporan terbaru dari Korea, sebanyak 180 ribu unit Samsung Gear S2 ludes terjual dalam 8 jam saat pertama kali dijual secara online pada 19 Oktober di salah satu toko belanja online terbesar di China Jingdong Mall (京东商城) atau JD.com yang berpusat di Beijing. Dan setelah hari itu, banyak toko-toko lainnya yang kemudian mengeluh kekurangan pasokan karena permintaan konsumen yang sangat tinggi.

Di Jingdong Mall, Samsung Gear S2 dijual dengan harga 2198 yuan atau sekitar 4,7 juta rupiah dan Gear S2 Classic dijual dengan harga 2398 yuan atau sekitar 5,1 juta rupiah. Hingga berita ini ditulis, Gear S2 telah mendapat ulasan dari lebih dari 400 orang konsumen dengan 96% diantaranya menyatakan kepuasannya. Tercatat model Gear S2 warna silver dan Gear S2 Classic yang paling banyak diminati dan sering tertulis 'sold out'.


"Bulan lalu Gear S2 telah terjual habis segera setelah dijual secara resmi di pasar. Hal ini berkat permintaan yang sangat tinggi ketika rilis awal di pasar China," kata seorang pejabat Samsung Electronics di China. "Ini adalah respon konsumen yang paling baik di China."

Tanggapan positif dari konsumen lokal di China ini antara lain berkat berbagai review positif dari media China untuk Samsung Gear S2, termasuk dari salah satu portal IT terbesar zol.com.cn yang dikunjungi oleh puluhan juta orang tiap harinya.

Menurut firma riset Strategy Analytics, Samsung Gear S2 akan memungkinkan Samsung untuk kembali berjaya di pasar smartwatch untuk bersaing dengan Apple Watch di kuartal keempat 2015. "Apple dan Samsung bersama-sama mengumpulkan 8 dari 10 untuk semua smartwatch yang dikirimkan secara global. Samsung tetap di posisi kedua dari Apple, namun rentang baru dari model Gear S2 yang sedang gencar dipromosikan akan memungkinkan Samsung untuk bangkit kembali dengan pangsa pasar yang lebih kuat selama Q4 2015 di musim liburan mendatang," kata Rajeev Nair, Analis Senior di Strategy Analytics.