Wednesday, September 2, 2015

Samsung luncurkan SLEEPsense untuk membuat tidur lebih nyenyak


Samsung Electronics hari ini meluncurkan Samsung SleepSense di IFA 2015 di Berlin. Samsung SleepSense adalah jenis baru dari perangkat kesehatan pribadi yang membantu orang meningkatkan kualitas tidur mereka. Perangkat pemantau tidur ini menggunakan teknologi yang bisa menganalisa kuantitas dan kualitas tidur penggunanya, memberikan laporan tidur pribadi dan memberikan rekomendasi ahli tentang cara untuk meningkatkan kualitas tidur - semua melalui aplikasi mobile.

Untuk menggunakannya, cukup menempatkan Samsung SleepSense di bawah kasur, download aplikasi SleepSense di smartphone, kemudian hubungkan keduanya, dan SleepSense akan bekerja saat penggunanya tertidur.

SleepSense memiliki sensor pelacakan tidur dengan akurasi hingga 97%. Sensor contactless yang ada di SleepSense akan menganalisa tingkatan jantung dan pernapasan secara real-time, ditambah gerakan penggunanya saat tertidur, sehingga setiap pagi akan menerima briefing tidur pribadi - ringkasan aktivitas tidur dengan skor tidur yang dipetakan dengan perbandingan data rata-rata untuk usia pengguna.

Rata-rata tidur dihitung berdasarkan tujuh elemen; total waktu tidur, efisiensi tidur, waktu yang dibutuhkan hingga tertidur, berapa kali bangun selama tidur, berapa kali bangkit dari tempat tidur, persentase waktu di REM (rapid eye movement) dan persentase waktu saat tidur nyenyak.


Berdasarkan nilai tidur pribadi, aplikasi ini juga akan menyediakan rekomendasi ahli tentang cara untuk memperbaikinya. Profesor Dr Christos Mantzoros dari Harvard Medical School telah bekerja sama dengan Samsung untuk memberikan personalisasi tips profesional untuk meningkatkan kualitas tidur pengguna SleepSense, meliputi gaya hidup, nutrisi dan olahraga yang disesuaikan dengan pola tidur tiap pengguna.

Karena termasuk perangkat Internet of Things (IoT), Samsung SleepSense dapat dihubungkan ke berbagai peralatan pintar Samsung, yang memungkinkan untuk mengontrol unit AC dan mematikan televisi ketika tertidur - semuanya dirancang untuk memberikan otomatisasi lingkungan tidur yang optimal. Sensor ini juga dapat dihubungkan ke aplikasi Samsung SmartThings yang mengontrol berbagai perangkat lain di rumah seperti termostat, kamera pengaman, dan lampu - yang semuanya dapat mempengaruhi atau membantu kondisi tidur pengguna.


Sementara fitur Smart Alarm akan membangunkan pengguna SleepSense secara bertahap, dengan menganalisa data yang dikumpulkan dari tahapan tidur pengguna dan mengidentifikasi waktu terbaik bagi mereka untuk bangun. Anda juga bisa menempatkan SleepSense untuk anggota keluarga lainnya, misalnya untuk yang sudah lanjut usia. Cukup tempatkan sensor SleepSense di bawah kasur mereka dan pilih opsi 'family care' pada aplikasinya untuk menerima analisa kualitas tidur mereka melalui email.




No comments:

Post a Comment