Kepala eksekutif termuda Samsung adalah penemu jenius India dengan indra keenam


Samsung Group meneruskan tradisi perombakan (reshuffle) eksekutif tahunan tiap akhir tahun untuk mempromosikan talenta-talenta muda dari seluruh dunia yang memiliki kelebihan khusus tanpa memandang usia dan ras atau asal negaranya. Dalam pengumuman promosi eksekutif reguler yang diumumkan pada 4 Desember kemarin, total sembilan karyawan dari luar Korea telah dipromosikan menjadi pejabat eksekutif di kantor pusat Samsung.

Yang paling menarik perhatian adalah diangkatnya Pranav Mistry menjadi Vice Presiden baru di Samsung. Penemu dan ilmuwan komputer asal India yang baru berusia 33 tahun ini (kelahiran tahun 1981), sebelumnya menjabat sebagai kepala Think Tank Team dan Vice President of Research untuk Samsung Electronics.

Pranav Mistry terkenal karena karyanya SixthSense, sebuah perangkat wearable dengan gestural interface yang terdiri dari liontin neckworn yang berisi sebuah proyektor data dan kamera yang mampu bertindak layaknya indra keenam yang membantu kelima indra manusia dalam merasakan dan mengenali lingkungan sekitarnya. Penemuan ini kemudian dianugerahi Invention Award 2009 oleh Popular Science. Dan Pranav Mistry sendiri kemudian mendapat penghargaan MIT Technology Review TR35 sebagai salah satu dari 35 inovator terbaik di dunia yang berusia di bawah usia 35. Selain itu dia juga mendapat penghargaan dari World Economic Forum sebagai salah satu dari Young Global Leader 2013.

Selain SixthSense, penemuan terkenal lainnya dari Pranav Mistry adalah Mouseless, sebuah mouse komputer yang tak terlihat; kemudian SPARSH, sebuah cara baru untuk copy-paste data antar perangkat digital; Quickies, catatan sticky cerdas yang yang dapat dicari, dipetakan dan dapat mengirim pengingat dan pesan; Blinkbot, robot pengontrol tatapan dan kedipan mata yang dapat dikendalikan; sebuah pena yang dapat menggambar 3D; dan peta umum yang dapat bertindak sebagai Google dari dunia fisik.

Sebagai kepala dari Think Tank Team di Samsung Research America sebelumnya, Pranav Mistry telah memimpin pengembangan perangkat wearable Samsung seri Gear, serta yang terbaru adalah Samsung Flow dan Project Beyond yang diumumkan saat Samsung Developer Conference 2014 (SDC2014) bulan November kemarin.

Pranav Mistry lahir di Palanpur, sebelah utara Gujarat di India dari ayah Kirti Mistry yang seorang arsitek dan teknokrat dan ibu Nayana. Dia telah menyelesaikan gelar sarjana dalam Ilmu dan Teknik Komputer dari Nirma Institute of Technology di Gujarat. Pranav Mistry memegang gelar Master di Media Arts and Sciences dari MIT dan Master of Design dari Industri Design Center, IIT Mumbai. Kemudian dia adalah seorang asisten peneliti dan kandidat PhD di MIT Media Lab.

Dia bergabung dengan Samsung sebagai Direktur Riset pada tahun 2012, dan kemudian diangkat menjadi Vice President of Research dan memimpin Think Tank Team. Karya pertamanya di Samsung Electronics adalah smartwatch Galaxy Gear yang diluncurkan pada bulan September 2013. Sebelum bergabung dengan MIT dan Samsung Electronics, Pranav Mistry pernah bekerja sebagai Peneliti UX di Microsoft.

Sama seperti pendiri Facebook Mark Zuckerberg, Pranav Mistry juga telah menikah dengan seorang gadis cantik keturunan China yang berprofesi sebagai desainer fashion dan sekarang bekerja pada bagian pemasaran di salah satu merek pakaian terkenal di China.

Selain Pranav Mistry, eksekutif muda dari luar Korea lainnya yang dipromosikan adalah David Steel, yang sebelumnya menjabat sebagai Senior Vice President of Strategic Marketing untuk Samsung Electronics di Amerika Utara kini dipromosikan menjadi wakil presiden eksekutif di kantor pusat Samsung untuk mengambil peran kunci dalam strategi pasar dan komunikasi global.

Dave Das, wakil presiden senior untuk home entertainment di Samsung, juga ditunjuk sebagai wakil presiden di kantor pusat Seoul. Pemuda asal Amerika berusia 39 tahun ini dipuji karena upayanya dalam pertumbuhan pasar di Amerika Utara, dimana dia telah dianggap memiliki peran utama untuk Samsung Electronics dalam meningkatkan penjualan televisi lokal sebesar 15% dan berhasil menjalankan toko TV eksklusif di Best Buy.

Seorang pejabat dari Samsung Group mengatakan "Pengumuman promosi eksekutif terbaru jelas menunjukkan kemauan Samsung yang bertekad untuk memotivasi dan menghargai karyawan yang mampu menunjukkan prestasi luar biasa mereka terlepas dari usia mereka, kebangsaan, atau ras."