Smartwatch modular (rakitan) blocks akan menggunakan OS Tizen


Phonebloks, pelopor dari pembuat proyek ponsel modular atau rakitan, hari ini mengumumkan bahwa proyek smartwatch modular mereka yang baru akan menggunakan software Tizen, berubah dari rencana sebelumnya yang akan menggunakan OS Android Wear. Sebagai perusahaan yang mengutamakan teknologi open source, Phonebloks merasa Tizen lebih terbuka dibanding Android.

"Open software. Open hardware. Open design," kata Hakeem Javaid dari tim Phonebloks dalam posting resmi di blog perusahaannya. "Kami sedang menyiapkan sebuah tingkat yang baru tak terkalahkan dari teknologi open source. Kami sudah melakukan pembicaraan dengan beberapa perusahaan besar untuk membangun blocks kebugaran, blocks pembayaran contactless, dan bahkan blocks sim card!"

Menurut Hakeem Javaid, perusahaannya telah membangun blocks yang sederhana yang terdiri dari layar, prosesor, sensor gerak dan sensor suhu, dan semua blocks ini bisa dihubungkan dengan berbagai kombinasi yang disukai penggunanya.

Buat Phonebloks, keberlanjutan dan kustomisasi adalah dua alasan utama untuk mengembangkan perangkat modular, dan modularitas ini pada akhirnya akan membawa manfaat yang lebih besar untuk perangkat, yaitu sebuah platform terbuka. Sebuah blockstore (toko yang menyediakan modular blocks), sama seperti sebuah toko aplikasi, di mana setiap perusahaan atau individu bisa merakit dan membangun blocks sesuai dengan keinginan mereka karena tiap blok bisa dilepas dan dipasangkan kembali dengan blocks lain dengan mudah.

Setelah selama 8 bulan mengembangkan hardware nya dan berhasil memenangkan kompetisi "Make It Wearable" yang diselenggarakan oleh Intel, Phonebloks selain membawa pulang hadiah sebesar $50.000 juga akses ke prosesor terbaru Intel untuk perangkat wearable. Phonebloks kini fokus pada pengembangan software nya yang berbasis OS Tizen, dan mengatakan bahwa smartwatch modular buatan mereka nanti akan bisa dipasangkan dengan smartphone Android, Windows Phone dan Apple iPhone.