Kisah Cinderella di Samsung akhirnya berakhir


Sebuah kisah Cinderella yang terkenal di Samsung dilaporkan telah berakhir, setelah pernikahan yang tampak seperti sebuah cerita dari negeri dongeng itu akhirnya harus berujung pada perceraian. Menurut berita dari berbagai media di Korea, putri kedua dari chairman Samsung Group Lee Kun-hee itu akan bercerai dengan suaminya, seorang pimpinan eksekutif di Samsung, setelah mengarungi bahtera rumah tangga selama 15 tahun.

Dalam beberapa hari terakhir dilaporkan bahwa Lee Boo-jin (이부진), CEO dari Hotel Shilla, salah satu anak perusahaan dari Samsung Group, telah mengajukan gugatan cerai pada hari Rabu kemarin dan menuntut hak asuh anaknya dengan Im Woo-jae (임우재), wakil presiden dari Samsung Electro-Mechanics.

Meskipun tidak ada alasan spesifik yang disebutkan untuk kasus perceraian ini, dilaporkan bahwa hubungan antara kedua pasangan ini telah memburuk dalam beberapa tahun terakhir dan Lee Boo-jin telah mempersiapkan perceraiannya sejak ayahnya mengalami serangan jantung pada bulan Mei.


Pernikahan antara Lee Boo-jin dan Im Woo-jae pada bulan Agustus 1999 telah menarik perhatian tidak hanya dalam komunitas bisnis, tetapi juga dari masyarakat umum di Korea karena kisah mereka berdua dianggap sebagai dongeng yang terjadi pada zaman modern seperti yang sering diangkat pada serial drama Korea (Kdrama).

Lee Boo-jin dan Lee Seo-hyun bersama
dua suami mereka di belakang
Im Woo-jae datang dari keluarga biasa, yang tentunya secara status sosial jauh berbeda dengan istrinya, dan juga tanpa memiliki hubungan dengan keluarga chaebol (istilah untuk konglomerat di Korea yang selama ini menjadi kekuatan ekonomi utama Korea Selatan) terkemuka di Korea. Ayahnya hanyalah seorang pengusaha swasta.

Sebagai perbandingan, adik iparnya Kim Jae-youl, CEO Samsung Engineering dan suami untuk putri ketiga dari chairman Lee Kun-hee, Lee Seo-hyun, adalah putra dari almarhum Kim Byung-kwan, chairman dari Dong-A Ilbo. Di Korea, banyak anak dari keluarga chaebol juga akan dinikahkan dengan anak dari keluarga chaebol lainnya, selain untuk mempertahankan status sosial juga untuk memperkuat gurita bisnis dua keluarga. Jadi yang sering Anda lihat di serial Kdrama bahwa seseorang dengan status sosial sebagai rakyat biasa akan kesulitan menikah atau bergaul dengan seseorang dari keluarga konglomerat memang benar adanya.

Cerita berlanjut ketika Im Woo-jae, yang waktu itu adalah seorang karyawan biasa di Samsung C&T, bertemu dengan istrinya saat melakukan kerja sosial melalui perusahaannya pada tahun 1995. Im bergabung dengan Samsung C&T setelah lulus dari Universitas Dankook, sementara Lee bergabung dengan yayasan sosial milik Samsung sebagai bagian dari pelatihan manajemen setelah lulus dari Universitas Yonsei.

Lee Boo-jin bersama putranya
Dikatakan bahwa Lee Boo-jin yang terus memaksa untuk menikah meskipun mendapat penolakan yang kuat dari keluarganya. Untuk memuluskan hubungannya dengan keluarga Lee, Im dilaporkan aktif mengunjungi setiap anggota keluarga pemilik Samsung ini menjelang pernikahan.

Sejak pernikahan, Im telah meninggalkan Korea untuk belajar di Amerika Serikat dan telah bekerja di cabang Samsung di Amerika. Pada tahun 2005, ia dipromosikan untuk menjadi salah satu eksekutif di Samsung Electro-Mechanics dan kemudian karirnya terus menanjak, hingga menjadi direktur pada tahun 2009. Dua tahun kemudian ia diangkat menjadi wakil presiden di Samsung Electro-Mechanics, posisi yang ditempatinya sekarang.

Lee Boo-jin bukan satu-satunya anggota keluarga Samsung yang telah mengakhiri pernikahan mereka. Kakak laki-lakinya dan pewaris Samsung Group dan sekarang memimpin Samsung Electronics, Lee Jay-yong (Jay Y. Lee), telah menceraikan istrinya Lim Se-Ryeong, putri chairman Daesang Group, setelah mengarungi pernikahan selama 11 tahun.