Smartphone Tizen Samsung akan meluncur di India pada bulan November


Samsung Electronics berencana untuk meluncurkan smartphone berbasis sistem operasi (OS) Tizen di India pada bulan November mendatang. Samsung saat ini sedang mempersiapkan konten dan aplikasi khusus untuk smartphone Tizen mereka di India, dan peluncuran smartphone Tizen merupakan salah satu cara untuk untuk mempertahankan posisi kepemimpinan mereka di India tanpa harus tergantung pada operator telekomunikasi.

"Pada pertemuan manajemen senior global di Samsung, sekitar sepertiga dari waktu telah dihabiskan untuk tim Media Solutions Center (MSC) yang baru dibentuk, yang diharapkan untuk bisa meluncurkan smartphone dengan sistem operasi buatan Samsung pertama setelah Diwali," kata Tarun Malik, direktur Samsung MSC untuk kawasan Asia Barat kepada Electronic Times. "Kami mulai dengan terlambat, tapi kami sangat fokus. Kami tidak menembak di alam liar. Ini adalah permainan yang harus dipimpin oleh produsen perangkat, bukan penyedia saluran (operator telekomunikasi)."

Diwali atau "Festival Cahaya" adalah acara dalam agama Hindu yang melambangkan kemenangan baik atas buruk, dan lampu dinyalakan sebagai tanda perayaan serta harapan umat manusia. Perayaan ini terfokus pada lampu dan cahaya, terutama pada lampu "diya" tradisional India.

Menurut Tarun Malik, Samsung mengharapkan sekitar dua juta pengguna layanan konten di India selama tahun depan. Malik memimpin tim 50, salah satu dari sembilan tim yang baru dibentuk oleh Samsung yang akan fokus pada pengembangan software dan mempromosikan layanan berbasis konten. "Kita melakukan keduanya baik pengembangan dan kurasi dari konten untuk perangkat," katanya.

Tim ini juga bertanggung jawab untuk mempromosikan dan merapikan perangkat yang didasarkan pada OS Tizen. Perangkat berbasis Tizen akan diperkenalkan di pasar India pada bulan November. "Ini akan hidup berdampingan dengan perangkat Android," katanya.

Tim dari Tarun Malik juga bertanggung jawab untuk meningkatkan fungsi dari semua perangkat Samsung termasuk Smart TV cerdas dan kulkas pintar selain smartphone, segmen di mana Samsung saat ini memimpin pasar India tetapi jarak dengan pesaing lainnya telah semakin dekat dalam beberapa kuartal terakhir.

Tarun Malik mengatakan bahkan jika beberapa layanan isinya tampak seperti duplikat dari yang sudah ada, pasar India masih cukup besar untuk semuanya. "Kami baru saja memulai dari permukaannya." Dia memberi contoh layanan messaging ChatOn dari Samsung. Samsung terus mengupgrade aplikasi ini terlepas dari sudah banyaknya aplikasi sejenis yang tersedia di pasar.

Menurut Tarun Malik, produsen perangkat dapat memberikan persembahan seperti lebih baik dari operator telekomunikasi, terutama karena produsen memiliki kontrol yang lebih besar atas apa yang dapat tertanam dalam perangkat. Tarun Malik mengatakan dalam skenario India, terlepas dari beberapa kota-kota utama, Anda tidak dapat bertaruh pada konten streaming, atau konten yang di-download seperti yang dikonsumsi.