Apa kata media tentang kinerja smartphone TIZEN di MWC 2014?


Walaupun smartphone TIZEN tidak diluncurkan di Mobile World Congress (MWC) 2014 yang baru berakhir kemarin, namun tidak berarti smartphone TIZEN tidak ada disana. Selain meluncurkan smartwatch TIZEN Gear 2 dan Gear 2 Neo, Samsung juga menunjukkan prototype smartphone TIZEN terbaru di stan Tizen Association yang bisa dicoba oleh pengunjung. Lalu bagaimana tanggapan berbagai media yang melakukan "hands-on" terhadap smartphone ini?

Media teknologi paling berpengaruh Engadget (http://www.engadget.com/2014/02/27/samsung-tizen-os-prototype/) mengatakan bahwa prototype terbaru ini terlihat tidak hanya lebih baik daripada sebelumnya, juga masing-masing elemen sekarang lebih kaya fitur dari sebelumnya, sehingga menawarkan pengguna kontrol terhadap perangkat yang lebih besar dan membuatnya terasa seperti sebuah platform yang lengkap. Engadget dalam video hands-on yang disertakan juga menyebutkan fungsi Dynamic Box telah membuat user interface (UI) dari TIZEN terasa fleksibel, dan fungsi notifikasi membuatnya terlihat seperti perpaduan dari UI bada dan TouchWiz. Aplikasi web atau HTML5 disebutkan juga bisa berjalan dengan halus seperti aplikasi native.

Untuk lebih jelasnya Anda bisa melihat video berikut:



Sementara Ron Amadeo dari Arstechnica (http://arstechnica.com/gadgets/2014/02/hands-on-with-samsungs-tizen-os-a-impressively-capable-android-clone/) yang dikenal sering membahas dan ahli soal Android memberikan tanggapan yang bercampur antara positif dan negatif. Ron Amadeo menyebut TIZEN sebagai tiruan Android yang sangat mengesankan. Dia memuji widget dan ikon di TIZEN yang sangat fungsional dan bekerja dengan mulus, dan berharap fitur ini nantinya bisa ada di Android. Secara keseluruhan, TIZEN sudah seperti OS yang lengkap dengan semua aplikasi berjalan baik seperti perangkat Android high-end kelas Galaxy S5.

Aplikasi HTML5 terlihat berjalan dengan baik, dimana renderering tidak hanya terbatas pada halaman teks dan gambar, juga mendukung aplikasi 3D melalui WebGL. Menurut Amadeo, Samsung bahkan memiliki game racing poligonal berbasis HTML5 yang tampak sederhana namun mampu berlari dengan sangat baik. Namun di setiap ulasan, Amadeo terlihat terus berusaha membeberkan kelemahan TIZEN terkait ketersediaan aplikasi yang belum sebanyak Android.

Trusted Reviews (http://www.trustedreviews.com/tizen_Mobile-Phone_review) mengatakan bahwa smartphone TIZEN telah membebaskan frustasi yang sebelumnya selalu menghantui pengguna Android yang sering merasakan lag, bahkan saat melakukan hal-hal sederhana seperti membuka kontak dan membuat panggilan. Secara umum, Trusted Reviews mengatakan TIZEN telah matang sebagai OS mobile. UI begitu mulus, mudah digunakan dan menawarkan fungsi homescreen yang lebih luas dibandingkan milik iOS, Windows Phone atau Android.

Menurut situs Android Phandroid (http://phandroid.com/2014/02/27/hands-on-samsung-tizen-prototype-smartphone-video/), TIZEN UI mirip dengan Android namun beberapa trik yang rapi telah diperlihatkan dalam menangani ikon dan widget. Menurutnya pengalaman Android di perangkat Samsung belum pernah dikenal sangat mulus, namun di TIZEN semua rendering berjalan lancar, walaupun sedikit lag yang bisa diperbaiki saat update mendatang. Berikut ini video hands-on dari Phandroid.



Sedangkan Pocket-lint (http://www.pocket-lint.com/news/127579-exploring-samsung-s-tizen-smartphone-a-glance-into-the-future) mengatakan TIZEN tampaknya dirancang untuk menjadi sehalus dan sesederhana mungkin, tidak seperti TouchWiz pada Android yang berat. Semua fungsi dan banyak dari aplikasi telah ada, sementara UI bergerak sangat mulus seperti "mobil jaguar berjalan diatas mentega." Home screen terlihat bersih dan sederhana, namun dengan ide-ide yang cukup pintar untuk membuatnya menonjol dari norma-norma yang sudah ada. Pocket-lint terus mengungkapkan kekagumannya dengan mengatakan "Kita tidak bisa mengungkapkan betapa cepat segalanya bergerak," termasuk juga aplikasi HTML5 yang sangat lancar.

Berikut ini video demo dari Pocket-lint.