NTT DoCoMo berharap pada smartphone TIZEN untuk melawan iPhone 5S


Dua strategi utama dari operator telekomunikasi terbesar di Jepang NTT DoCoMo, yang memilih dua smartphone high-end untuk disubsidi, telah menjadi bumerang, membuat penyok dalam jumlah pelanggan NTT DoCoMo. Dua smartphone yang disubsidi itu adalah Samsung Galaxy S4 (nomor model SC-04E) dan Sony Xperia A (SO-04E).

Menurut laporan dari beberapa media di Jepang, NTT DoCoMo kehilangan 5.900 kontrak langganan diantara tiga operator nirkabel utama Jepang pada bulan Juni kemarin. SoftBank bisa meraup 248.100 pelanggan baru dan KDDI 232.200 pelanggan baru selama periode yang sama.

Pada 15 Mei yang lalu, NTT DoCoMo memperkenalkan dua strategi utama untuk menyalurkan subsidi yang cukup besar ke dalam Samsung Galaxy S4 dan Sony Xperia A untuk melawan iPhone 5 yang menjadi andalan Softbank dan KDDI. Kedua smartphone yang disubsidi ini sangat diuntungkan dari dua strategi utama tadi. Pada perhitungan per-9 Juli, Sony Xperia A terjual 940.000 unit dan Samsung Galaxy S4 450.000 unit. Harga Sony Xperia adalah sekitar 10.000 yen lebih murah daripada Samsung Galaxy S4. Jika hal ini terus berlangsung, Galaxy S4 dan Sony Xperia A diproyeksikan akan bisa terjual masing-masing lebih dari 1 juta dan 2 juta unit.

Sebagian surat kabar Jepang memperkirakan bahwa NTT DoCoMo pada akhirnya terpaksa harus memainkan kartu iPhone mereka, setelah Kaoru Kato, Presiden dan CEO NTT DoCoMo, mengisyaratkan kemungkinan peluncuran iPhone, serta perbedaan dalam tujuan penjualan antara Apple dan NTT DoCoMo. Dua strategi utama tadi dirasa masih belum bisa membendung gelombang eksodus pengguna seluler di Jepang dari DoCoMo yang menginginkan iPhone.

NTT DoCoMo adalah satu-satunya di antara tiga operator seluler besar di Jepang yang tidak menjual dan menawarkan iPhone kepada pelanggannya. DoCoMo beralasan bahwa mereka merasa kesulitan menawarkan layanan dan konten unggulan mereka sendiri pada iPhone karena kontrol yang terlalu ketat dan tertutup dari Apple. Hal ini sebenarnya juga berlaku pada Android yang dikontrol oleh Google, namun masih ada celah yang bisa dimanfaatkan dibanding iPhone.

NTT DoCoMo kemungkinan sekali lagi akan terpengaruh secara negatif oleh peluncuran iPhone 5S pada musim gugur tahun ini. dalam situasi terkepung seperti ini, NTT DoCoMo tampaknya menaruh harapan tinggi pada smartphone TIZEN. Berdasarkan pada tujuan untuk menghadapi pesaing yang sama, Samsung Electronics telah bekerjasama dengan NTT DoCoMo untuk merilis smartphone TIZEN pada musim gugur ini di Jepang, yang kemungkinan adalah perangkat yang memiliki kode nama Samsung Samurai.