1,4 Miliar perangkat kompatibel HTML5 di 2013, tapi pengembang butuh OS kuat dan integrasi chipset


Menurut perkiraan baru dari ABI Research, perangkat mobile dengan browser yang kompatibel dengan HTML5 akan mencapai total 1,4 miliar pada akhir 2013, menyusul peningkatan tahunan sebesar 87%. Meskipun jumlah perangkat terinstal ini merupakan pasar yang sangat potensial bagi para pengembang aplikasi mobile, namun dalam prakteknya sebagian besar dari mereka masih terus memilih model native melalui web untuk rilis mereka karena beberapa alasan.

Analis senior Aapo Markkanen menyimpulkan: "Sementara sekitar dua tahun lalu masih tampak kalau 2013 bisa menjadi tahunnya aplikasi web, namun sekarang tampak seperti bahwa ini akan lebih membuktikan seperti tahunnya aplikasi hybrid. HTML5 telah membuat kemajuan, namun terutama melalui pengembang yang mengambil keuntungan dari semakin mampunya tool pengembangan cross-platform. Di lain pihak, belum ada tanda-tanda meledaknya aplikasi web yang secara efektif menantang cara native."

Namun, ABI Research melihat ada dua tren paralel yang akan membantu web untuk mengejar ketertinggalannya. Pertama, dukungan untuk fitur HTML5 dan browser secara bertahap diharapkan akan diolah lebih dalam ke dalam sistem operasi (OS), untuk membuat aplikasi web menjadi lebih cepat dan lebih responsif. Hal ini sebagian akan didorong oleh gelombang platform open-source generasi terbaru - Firefox OS, Sailfish, TIZEN, dan Ubuntu - dan bisa juga faktor penggabungan dari Android dengan Chrome OS.

Kedua, adanya vendor hardware. "Ada banyak ruang lingkup untuk mencapai dukungan HTML5 yang lebih kuat sudah di tingkat chip," kata Markkanen. "Terutama Intel yang akhir-akhir ini menunjukkan kepentingan strategis dalam mendorong kepentingannya di sini. Juga kolaborasi Samsung dengan Mozilla untuk mengembangkan mesin browser yang sama sekali baru, yang disebut Servo, adalah sangat layak untuk diikuti. Sebuah browser mobile yang benar-benar tumbuh tentu bisa meringankan kemacetan yang saat ini menghambat perkembangan web mobile."

Aplikasi mobile telah melihat penciptaan rantai nilai baru dan cara-cara baru yang dinamis buat konsumen untuk mendapatkan akses ke konten. Hal ini memungkinkan model bisnis untuk berbagai pengembang baru yang mendorong inovasi dalam hal interaktivitas, konten, dan interface dengan perangkat. Sementara itu, HTML5 dan mobile browser juga menunjukkan tanda-tanda inovasi yang signifikan, membuat mobile web sebagai model pengembangan dan platform konten yang semakin kredibel.