Samsung konfirmasi berbagai perangkat TIZEN akan meluncur tahun ini


Samsung Electronics Co. Ltd, produsen ponsel dan smartphone terbesar di dunia, hari ini mengatakan akan mulai menjual berbagai smartphone tahun ini yang menampilkan sistem operasi TIZEN yang juga didukung oleh Intel Corp.

"Kami berencana untuk merilis berbagai perangkat TIZEN baru yang kompetitif dalam tahun ini dan akan terus memperluas lineup-nya tergantung pada kondisi pasar," kata Samsung Electronics dalam pernyataan resminya melalui e-mail hari ini yang diterima oleh Bloomberg Businessweek. Samsung tidak merinci spesifikasi model, harga atau jangka waktu untuk debut dari smartphone-smartphone unggulan ini.

Handset baru TIZEN ini datang setelah Samsung terlihat untukmulai mengurangi ketergantungan pada sistem operasi Google Android Inc. setelah perusahaan pencarian internet ini mengakuisisi produsen handset Motorola Mobility Holdings Inc sebesar $12,5 milyar pada bulan Mei tahun lalu. Eksekutif dari Intel, Samsung, NTT DoCoMo Inc, Vodafone Group Plc dan pelaku industri telekomunikasi yang berpengaruh lainnya telah membentuk Tizen Association tahun lalu untuk mendukung software open source TIZEN sebagai harapan terbesar mereka.

"TIZEN ini lahir setelah Samsung bdrharap untuk meringankan pertumbuhan ketergantungan terhadap Google terutama kekhawatiran bahwa posisi teratas di pasar smartphone dapat melemah setelah adanya hubungan Google-Motorola," kata Byun Han Joon, seorang analis di KB Investment & Securities di Seoul melalui telepon hari ini. "[Sementara] Intel selalu ingin meningkatkan kehadirannya di pasar CPU mobile."

Koran berpengaruh di Jepang Yomiuri Shimbun telah melaporkan pada 31 Desember kemarin bahwa Samsung akan merilis smartphone berbasis TIZEN melalui operator nirkabel NTT DoCoMo akhir tahun ini. Surat kabar itu mengutip sumber-sumber yang tidak mereka identifikasi.