Kinerja HTML5 dilaporkan sangat lambat di Android dan iOS


Kalau kita lihat sebelumnya, sudah begitu banyak riset, studi maupun survey tentang begitu cerahnya masa depan HTML5 untuk perangkat mobile. Secara standar, HTML5 awalnya memang didesain untuk berjalan pada browser desktop dengan tujuan utama untuk memperbaiki teknologi HTML agar mendukung teknologi multimedia terbaru, mudah dibaca oleh manusia dan juga mudah dimengerti oleh mesin. Namun, perkembangan terbaru perangkat komputasi yang lebih mengarah pada perangkat mobile dibandingkan desktop membuat semua harapan perkembangan HTML5 dituntut untuk menjadi lebih ramah buat perangkat mobile. Sebenarnya bagaimana kinerja HTML5 di perangkat mobile yang ada saat ini?

Spaceport.io telah melakukan serangkaian studi yang dirancang untuk menilai kondisi teknologi HTML5 saat ini di perangkat mobile, khususnya smartphone. Dan hasil terbaru dari Spaceport yang membandingkan kemampuan laptop MacBook Pro OSX dan smartphone high-end terbaru Android maupun iPhone, tampak bahwa ada masalah pada kinerja HTML5 untuk aplikasi dan khususnya game untuk smartphone Android dan iPhone.

Spaceport mengklaim HTML5 berjalan setidaknya enam sampai sepuluh kali lebih lambat pada smartphone Android dan iPhone dari pada laptop MacBook Pro. Bahkan dalam kasus terburuk, dilaporkan bahwa laptop MacBook Pro dapat menjalankan HTML5 standar sampai dengan 100 kali lebih baik daripada smartphone high-end Android dan iPhone.


Sebagai contoh, perangkat iOS tercepat saat ini yaitu iPhone 4S, yang setelah diuji kinerja HTML5 miliknya tercatat enam kali lebih lambat dari MacBook Pro. Sementara di kubu Android, Spaceport menguji Samsung Galaxy SII dan Galaxy Nexus, dengan keduanya menggunakan Google Chrome Mobile beta, dengan hasil Galaxy SII lebih cepat menjalankan HTML5 daripada Galaxy Nexus, tapi sepuluh kali lebih lambat dari MacBook Pro.




Pada pengujian lainnya yang dilakukan oleh Spaceport dengan menggunakan PerfMarks, mereka menyimpulkan bahwa perangkat iOS secara signifikan mengungguli pesaingnya dari Android untuk kinerja HTML5 hingga 3 kali lipat lebih cepat. Hanya satu perangkat Android, yaitu Galaxy Nexus yang mampu mempertahankan lebih dari satu objek yang bergerak di layar, sedangkan perangkat lain yang menjalankan Android hampir tidak bisa menangani satu gambar pada 30 frame per detik. Laporan ini juga mengklaim bahwa tablet Android juga tampil buruk selama uji coba dibandingkan tablet iOS atau iPad.

Lalu bagaimana dengan Tizen?

Spacereport tidak mengujinya karena memang belum ada perangkat Tizen yang dirilis di pasaran. Namun berdasarkan pengujian dari html5test.com, kinerja HTML5 dari browser Tizen versi beta tercatat sangat tinggi, lebih tinggi dari semua browser mobile yang ada, bahkan dengan browser desktop sekalipun. Berbeda dengan platform software mobile lainnya seperti iOS dan Android, Tizen sejak awal memang dirancang untuk bisa menjalankan HTML5 dengan sempurna karena memang aplikasi Tizen akan berdasar pada HTML5.


James Pearce dari Facebook saat membawakan presentasi di Tizen Developer Conference 2012 kemarin juga memuji kinerja HTML5 di perangkat Tizen sebagai "salah satu yang terbaik." Lewat pengujian dengan Ringmark, tool pengujian browser mobile dari kemampuan inti browser yang bisa digunakan oleh pengembang untuk membangun aplikasi mobile HTML5, perangkat Tizen mampu melewati semua tes dengan mulus.

James Pearce memuji kinerja HTML5 di perangkat Tizen melalui pengujian Ringmark

Anda bisa melihat pengujian HTML5 di perangkat Tizen dan pujian dari James Pearce untuk perangkat Tizen lewat video rekaman saat konferensi pengembang Tizen berikut.