Acer dan Asustek akan bergabung dengan Proyek Tizen


Seorang pengamat pasar mengatakan kepada situs Digitimes Taiwan bahwa dua vendor asal Taiwan, Asustek Computer dan Acer berencana untuk bergabung dalam pengembangan proyek sistem operasi baru Tizen yang baru diumumkan kemarin, sementara vendor Taiwan lainnya High Tech Computer (HTC) sedang mempertimbangkannya.

Pada tanggal 2 September yang lau, Intel telah memutuskan untuk menarik dukungannya buat MeeGo, sebelumnya proyek sistem operasi open source ini menargetkan perangkat mobile. Intel, pada saat itu, membantah keras kabar ini melalui juru bicaranya dengan mengatakan, "[Intel] tetap berkomitmen untuk MeeGo dan akan terus bekerja dengan komunitas untuk mengembangkan dan membantu memenuhi kebutuhan pelanggan dan pengguna akhir dengan open source." Namun, setelah pengumuman Tizen, perwakilan Intel yang bekerja pada proyek MeeGo telah mengatakan bahwa "Selama beberapa bulan berikutnya, kami akan bekerja sangat keras untuk memastikan bahwa pengguna dapat dengan mudah melakukan transisi dari MeeGo ke Tizen, dan saya akan bekerja lebih keras untuk memastikan bahwa pengembang MeeGo juga dapat melakukan transisi ke Tizen."

Tizen akan menyediakan lapisan permukaan yang dapat menjadi tuan rumah dari aplikasi berbasis HTML5 dan WAC, sementara platform yang mendasari akan dibuat fleksibel dalam rangka memenuhi kebutuhan berbagai kategori hardware, seperti smartphone, tablet, netbook, Smart TV, dan perangkat infotainment dalam kendaraan (in-vehicle infotainment devices). Toko aplikasi juga akan menggabungkan sumber daya saat ini dari Intel MeeGo dan Samsung bada. Tizen sebelumnya telah mendapat dukungan dari Panasonic Mobile Communications, NTT DoCoMO and SK Telecom, dan software development kit (SDK) dijadwalkan untuk rilis pada kuartal pertama 2012.

Sumber dari notebook players menjelaskan bahwa akuisisi Google terhadap Motorola baru-baru ini menciptakan kekhawatiran yang kuat di antara vendor smartphone dan tablet PC, terutama Samsung, yang saat ini dalam posisi terbaik, jika dibandingkan vendor lain, untuk bersaing dengan Apple. Karena itu, untuk menghindari kontrol dan tekanan dari Google atau Microsoft, Samsung berharap kerjasama dengan Intel ini akan membantu membangkitkan sistem operasi bada.

Sementara itu, dilain pihak Intel juga mengalami kesulitan menarik pemain smartphone dan notebook untuk mengadopsi MeeGo karena kemacetan teknologi, kompatibilitas sistem dan kurangnya dukungan software, maka memilih bekerja sama dengan platform software lain untuk dapat memperoleh kesempatan mendapatkan pijakan yang lebih baik di pasar tablet PC dan smartphone .

Namun, karena Intel masih memelihara kerjasama dengan Google, sementara hubungannya dengan Microsoft tidak berubah, strategi Intel masih akan menempatkan perusahaan dalam situasi win-win solution. Dengan tampilnya Tizen, rencana Asustek dan Acer untuk meluncurkan produk berbasis MeeGo juga akan dihentikan sampai Tizen diluncurkan.